Kenapa para influencer tiba-tiba “ambruk” beruntun seperti pesta kembang api, satu demi satu?


Alasannya sederhana: pengalaman dan cara berpikir mereka tidak selaras dengan kekayaan yang mereka miliki sekarang—jadi ya kemungkinan itu “dewa rezeki lewat” belaka.

Misalnya, kamu menjalankan bisnis fisik, bersusah payah merintis selama puluhan tahun. Setelah memiliki aset beberapa puluh juta, kamu tahu betapa tidak mudahnya semuanya, dan kamu juga paham betapa sulitnya membangun usaha, apalagi mempertahankannya. Jika cara pandang tentang kekayaanmu sesuai, uang itu tidak akan mudah mengalir ke tempat lain.

Kalau awalnya hanya “asal menonjol lalu sialnya beruntung”, dalam waktu 3–5 tahun tiba-tiba jadi sangat kaya, sampai asetnya lebih dari belasan juta, maka pada fase ini cara berpikirnya masih tertinggal pada level “orang biasa yang cuma nyolok”. Padahal kekayaannya sudah bukan lagi levelnya orang itu. Begitu ada sedikit saja masalah yang membuat uang ini mengalir ke tempat lain, itu wajar dan bahkan masuk akal.

Melihat keseluruhan influencer yang ambruk, polanya sama saja:
Saat makin terkenal, makin kaya, yang mereka lakukan pun makin keterlaluan…
Kalau tidak ambruk, itu justru yang benar-benar aneh…
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan