Kementerian Keuangan Korea Selatan sedang menyusun undang-undang baru tentang pengelolaan aset negara, berencana memasukkan aset-aset baru seperti mata uang kripto ke dalam cakupan pengawasan



15 Juli, menurut kabar pasar, pemerintah Korea Selatan sedang merancang kerangka hukum pengelolaan aset negara baru, dengan memasukkan kategori aset-aset baru seperti mata uang kripto ke dalam sistem pengelolaan aset negara.

Pada hari Rabu, Kementerian Keuangan dan Kementerian Ekonomi negara tersebut menyatakan dalam konferensi pers rutin di Cheong Wa Dae bahwa mereka akan membentuk 《Undang-Undang Dasar Aset Negara》 untuk memperbarui sistem pengelolaan aset pemerintah.

Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa 《Undang-Undang Keuangan Negara》 yang berlaku saat ini disusun pada tahun 1950, terutama menargetkan struktur aset pada masa itu yang berpusat pada properti.

Sementara itu, kerangka hukum yang baru akan mencakup kategori aset baru seperti kekayaan intelektual dan aset virtual, sekaligus memperkuat manajemen dan pengembangan aset negara secara profesional berdasarkan kategori.

Dalam kerangka baru tersebut, Korea berencana mengalihkan pengelolaan aset milik negara dari model tradisional yang berfokus pada penyimpanan, penjualan, dan pengembangan dasar, menjadi model yang berpusat pada penciptaan nilai.

Pada sidang kabinet Senin, Kementerian Keuangan Korea menegaskan kembali dukungannya terhadap ekonomi berbasis blockchain dan aset digital. Meskipun kebijakan saat ini lebih condong ke AI, blockchain tetap secara tegas dicantumkan sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan ekonomi untuk paruh kedua tahun 2026.

Saat ini, kementerian telah memasukkan pengembangan ekonomi blockchain ke dalam rencana, dengan langkah-langkah konkret termasuk mendorong lebih lanjut proyek mata uang digital bank sentral (CBDC), serta menyusun 《Undang-Undang Dasar Aset Digital》 yang secara khusus ditujukan bagi industri mata uang kripto dan stablecoin.

Secara keseluruhan, rangkaian langkah ini menunjukkan bahwa Korea Selatan, dalam teknologi-teknologi baru, sedang menerapkan strategi penataan paralel AI dan blockchain, yakni mendorong inovasi dan kepatuhan melalui dua roda—regulasi legislatif dan implementasi proyek—guna mencoba menemukan keseimbangan di antara inovasi dan aturan.

#Undang-Undang Pengelolaan Aset Korea
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan