🤯 Dua Titik Sumbatan Minyak Paling Kritis di Dunia Kini Berisiko.


( Hormuz & Bab al-Mandeb adalah dua titik sumbatan energi paling kritis di dunia.)
Selat Hormuz saat ini sudah dalam ketegangan.
20% minyak global melewatinya dan sedang terganggu oleh perang AS-Iran.
Bab al-Mandeb kini terancam.
5% minyak global dan 12–14% perdagangan peti kemas melewati jalur ini.
Pemicu:
Konflik Arab Saudi–Yaman (Houthi) meningkat setelah serangan di Bandara Sanaa, mengakhiri gencatan senjata 4 tahun.
Peringatan Yaman:
"Jika agresi Saudi berlanjut, Bab al-Mandeb dan Hormuz akan ditutup."
Dampak:
Harga minyak bisa menyentuh $200/barel.
Jika kedua selat terganggu:
↳ 22–25% transit minyak global terdampak.
↳ 30% pengiriman peti kemas dialihkan.
↳ Kapal dipaksa memutar lewat Tanjung Harapan.
↳ tambahan 10–14 hari untuk pengiriman.
↳ perdagangan senilai $10B/hari berisiko.
Ironi Terbesar:
Arab Saudi mengalihkan ekspor ke Laut Merah untuk menghindari Hormuz.
Kini jalur itu juga berada di bawah kendali Yaman.
Iran & Yaman kini memegang kendali tawar atas kedua titik sumbatan.
Sumber: EIA | Al Jazeera | Foreign Policy | Middle East Insider
Lihat Asli
post-image
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan