Seorang mahasiswa doktoral asal Tiongkok, sebelum rapat grup dimulai, lupa mematikan fitur berbagi layar GitHub, dan membiarkannya menyala selama 11 detik.


Pembimbingnya langsung melihat nama repo: polymarket-sports-arbitrage (arbitrase olahraga).
Pembimbing tidak melaporkannya, hanya bertanya satu hal:
“Alamat dompet berapa?”
Alamat:
Dompet ini, sekarang sudah terbuka untuk publik.
Keuntungan: 267 juta dolar AS
Jumlah total transaksi: 2.911 transaksi
Semuanya taruhan pasar olahraga—NFL, Liga Premier Inggris, hingga Ligue 1 Prancis.
Akun ini dibuat pada Januari 2026, baru kurang dari setahun.
Beberapa transaksi besar di dalamnya cukup menarik:
· 824 ribu dolar AS bertaruh Paris Saint-Germain tidak akan menang, payout akhirnya 2,28 juta.
· 1,13 juta bertaruh Bills vs Jaguars, akhirnya menarik 2,45 juta.
· 781 ribu bertaruh Packers vs Bears, meraih 1,79 juta.
Semua taruhan bernilai jutaan, sementara orang ini biasanya tinggal di asrama kampus, bersepeda untuk kuliah. Kedengarannya memang seperti cerita fantasi.
Tapi cara pikir di baliknya, sebenarnya tidak seseram itu.
Bot ini tidak memprediksi pertandingan.
Yang dipantaunya adalah—buku taruhan perusahaan Asia.
Biasanya buku taruhan Asia merespons 2 sampai 3 jam lebih cepat dibanding Polymarket. Alasannya sederhana: perbedaan zona waktu. Asia lebih dulu buka pasar, lebih dulu menyerap informasi, lebih dulu menyesuaikan odds. Saat trader di Amerika bangun, garis di Polymarket mungkin belum bergerak.
Bukan karena semacam jaringan saraf, bukan karena info orang dalam, dan bukan pula karena kemampuan super.
Hanya karena selisih waktu.
Saat area Amerika masih tidur, pihak Asia sudah melewati gelombang pertama pergerakan. Yang ia lakukan adalah membeli odds di Polymarket yang “belum sempat bergerak”, lalu menunggu ia mengejar secara perlahan.
Ini bukan perjudian, melainkan bermain melawan keterlambatan antarpasar.
README GitHub-nya sekarang punya 127 bintang, kalimat terakhirnya ditulis dengan tajam:
“Pasar tidak tahu kamu ada di zona waktu mana, tapi kamu tahu pasar ada di zona waktu mana.”
Pembimbingnya ingin menanam uang, tapi ia menolak. Alasannya juga sangat masuk akal—kalau jumlah dana membesar, ruang arbitrase akan cepat tertekan. Kolamnya terbatas, makin besar, makin cepat dipenuhi.
Sekarang dompet ini diawasi oleh 223 ribu orang, dan di dalamnya masih ada 214 ribu dolar AS yang belum keluar (in-play).
Yang canggung pada hari rapat grup memang canggung, tapi dompet itu tenang, tidak terasa apa-apa.
Kisahnya terdengar seperti legenda, tapi keunggulannya yang sebenarnya justru sangat sederhana:
bukan karena lebih pintar,
bukan karena lebih agresif,
melainkan karena lebih cepat.
Kalau ingin menggunakan trading copy di Polymarket, bisa pakai ini:

#Polymarket
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan