Analisis: AS dan Iran sedang terjerat dalam perang gesekan di Selat Hormuz, dan kedua belah pihak sama-sama menghadapi tekanan waktu

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

BlockBeats, 15 Juli — seiring konflik di Selat Hormuz yang terus meningkat, para analis menilai bahwa AS dan Iran sedang memasuki perang tanding yang berpusat pada waktu, biaya, dan ketahanan politik.

Laporan menyebutkan bahwa Trump berharap mengakhiri konflik sebelum pemilihan paruh waktu di AS dan menghindari harga minyak terus melonjak, sementara Iran berupaya dengan terus mengancam pelayaran di Selat Hormuz untuk menunda waktu sambil menghindari perang besar, demi menguras kesabaran politik dan militer AS.

Saat ini, AS telah memulihkan blokade terhadap pelabuhan Iran serta pengiriman di laut, dan terus melakukan serangan terhadap sasaran militer yang mengancam pelayaran; sementara Iran terus menggunakan serangan rudal dan drone di rute Selat Hormuz, berupaya mengganggu pengangkutan energi global. Para analis mencatat bahwa, di tengah kedua pihak yang sama-sama menghindari eskalasi konflik secara menyeluruh, pertarungan ini kemungkinan akan berkembang menjadi perang tanding jangka panjang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan