#广场预测世界杯赢40000U



小财神世界杯早报--Spanyol 2-0 singkirkan Prancis, untuk kedua kalinya dalam sejarah lolos ke final Piala Dunia

Semifinal pertama Piala Dunia antara Kanada, AS, dan Meksiko digelar pada 14 di Dallas. Tim Spanyol menang 2:0 atas Prancis berkat masing-masing satu gol pada babak pertama dan kedua, sekaligus untuk kedua kalinya dalam sejarah melaju ke final Piala Dunia setelah tahun 2010.

Ini adalah pertemuan kedua kedua tim di Piala Dunia. Duel terakhir terjadi pada Piala Dunia 2006 babak 16 besar, saat Prancis menang 3:1. Ini juga merupakan pertemuan mereka pada semifinal secara beruntun selama tiga tahun: pada Euro 2024 dan semifinal Piala Negara-Negara Eropa 2025, Spanyol sama-sama menang, dan kini mereka kembali mengirim Prancis pulang.

Dibandingkan susunan pemain awal yang mengalahkan Maroko di babak perempat final, Prancis melakukan dua perubahan pada pertandingan ini: Joāmenē dan Barcola menggantikan Koné dan Doue. Spanyol tetap memakai starting XI yang mengalahkan Belgia di perempat final; Luis kembali berduet di lini tengah bersama kapten Rodri.

Pada menit ke-10, Rabiot melanggar Ormo di dekat garis kotak penalti dengan menginjak bagian telapak kaki lawan. Wasit utama menghadiahkan tendangan bebas sekaligus kartu kuning. Baena mengeksekusi, namun bola mengenai pagar hidup.

Pada menit ke-22, Spanyol memecahkan kebuntuan: Yamal menciptakan penalti, kemudian Oyassaval mengeksekusi penalti ke sudut kanan atas. Penjaga gawang Prancis, Maignan, mengantisipasi arah bola, tetapi tetap tak bisa mencegah gol.

Prancis justru mendapat sial tambahan pada menit ke-30: bek tengah andalan Saliba mengalami cedera dalam keadaan tanpa kontak dan harus digantikan. Pada menit ke-38, Spanyol menampilkan kombinasi indah di dalam kotak penalti: Olmo mengirim umpan tumit kepada Yamal, yang kemudian mengoper mendatar ke depan gawang; upaya Luis menyambar diblok pemain lawan.

Spanyol secara spesifik membatasi permainan pencetak gol terbanyak mereka, Mbappé, yang kemudian melakukan dua kali offside berturut-turut. Pada menit ke-43, Prancis mendapat peluang: Rabiot mengoper terobosan, Mbappé berakselerasi dalam lari sprint. Penjaga gawang Spanyol, Simón, melakukan tekel sapuan lebar hingga keluar dari kotak penalti. Sepanjang babak pertama, Spanyol mencatat 5 tembakan dengan 1 tepat sasaran, sementara Prancis 2 tembakan dengan 0 tepat sasaran—Prancis nyaris sepenuhnya ditekan Spanyol.

Usai turun minum, Prancis melakukan penyesuaian di lini tengah—Rabiot ditarik karena sudah mendapat kartu kuning, Coné masuk. Pada menit ke-57, Prancis kembali melakukan pergantian: Doue menggantikan Barcola. Namun pergantian itu tidak memberi dampak. Pada menit ke-58, Olmo menahan bola untuk memberi umpan kepada Pamecano, lalu Porro menusuk sendirian dan mencetak gol; Spanyol unggul 2 gol.

Pada menit ke-61, Yamal melakukan tendangan lob saat berhadapan satu lawan satu dan membobol gawang, tetapi gol dianulir karena offside. Memasuki waktu tambahan, Dembélé dan Mbappé berkali-kali mencoba menembak untuk menyelamatkan keadaan, tetapi semuanya dipatahkan lawan.

Spanyol pada laga ini menciptakan atau menyamai beberapa rekor: 37 laga tanpa kalah secara beruntun dalam waktu normal, sekaligus membentuk rekor tanpa kalah terpanjang dalam sejarah tim; pada turnamen ini mereka sudah mencetak 13 gol, rekor terbanyak gol dalam satu edisi turnamen sepanjang sejarah tim; mereka terus meraih kemenangan di 6 pertandingan Piala Dunia beruntun, menyamai rekor kemenangan beruntun terpanjang yang mereka ciptakan pada 2010.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
ThisIsTranslateContent:
· 18menit yang lalu
Gaspol terus 👊
Lihat AsliBalas0
MrFlower_XingChen
· 3jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan