Pakar Keuangan Menjelaskan Perbedaan Utama Antara SWIFT dan XRP

@media hanya layar dan (min-lebar: 0px) dan (min-tinggi: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{lebar:320px;tinggi:100px;} } @media hanya layar dan (min-lebar: 728px) dan (min-tinggi: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{lebar:728px;tinggi:90px;} }

Sistem pembayaran global dan peran aset digital tetap menjadi topik perdebatan yang sering dibahas dalam industri kripto. Saat percakapan terus berlanjut tentang apakah teknologi blockchain bisa bekerja berdampingan dengan infrastruktur keuangan tradisional, pendidik keuangan Coach JV telah membagikan pandangannya tentang bagaimana SWIFT dan XRP bisa berfungsi bersama alih-alih bersaing.

Dalam sebuah unggahan di X, Coach JV menjelaskan bahwa banyak orang keliru memahami hubungan antara dua sistem tersebut. Alih-alih melihatnya sebagai rival, ia menyarankan keduanya menjalankan fungsi yang berbeda dalam proses pembayaran.

Perbedaan Antara Komunikasi dan Penyelesaian

Menurut Coach JV, SWIFT berfungsi sebagai jaringan perpesanan yang bertanggung jawab untuk menyampaikan instruksi pembayaran antar lembaga keuangan. Ia membandingkannya dengan XRP, yang ia gambarkan sebagai mata uang jembatan yang mampu memindahkan dan menyelesaikan nilai.

Ia merangkum perbedaannya dengan menyatakan bahwa SWIFT menangani aspek komunikasi transaksi, sementara XRP menyediakan likuiditas untuk penyelesaian. Berdasarkan penjelasannya, kedua teknologi menargetkan tahap yang berbeda dalam pembayaran lintas negara, bukan saling menggantikan.

Coach JV menegaskan bahwa diskusi sebaiknya tidak dibingkai sebagai SWIFT versus XRP. Sebaliknya, ia mengatakan perbandingan harus berfokus pada perpesanan dan likuiditas, dengan menekankan bahwa komunikasi dan penyelesaian adalah fungsi terpisah dalam sistem keuangan.

Pertanyaan Soal Waktu Mendapat Respons yang Terukur

Unggahan tersebut memicu pertanyaan dari pengguna yang mencari rincian lebih spesifik tentang kapan model seperti itu bisa menjadi kenyataan.

Responsnya tidak sampai membuat prediksi tentang adopsi di masa depan, namun justru mengakui ketidakpastian terkait kecepatan perubahan dalam sistem keuangan global.

Para Kritikus Mendorong Balik Narasi Likuiditas XRP

Komentator tersebut juga menggambarkan XRP sebagai token gas lapisan satu dan mempertanyakan relevansi XRP Ledger dibandingkan dengan jaringan blockchain yang lebih baru.

Meskipun Coach JV tidak menanggapi kritik-kritik tersebut, unggahan awalnya terus menekankan posisi utamanya bahwa SWIFT dan XRP harus dipandang sebagai teknologi komplementer dengan tanggung jawab yang berbeda dalam proses pembayaran, bukan sebagai kompetitor langsung.

Disclaimer*: Konten ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup opini pribadi penulis dan tidak mewakili opini Times Tabloid. Pembaca disarankan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Setiap tindakan yang diambil oleh pembaca sepenuhnya menjadi tanggung jawab mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.*


XRP-0,64%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan