Berita CCTV: Angkatan Udara AS menyerang habis-habisan Iran dalam satu malam dengan 140 target! Wilayah serangan udara diperluas hingga ke pedalaman

Kebakaran perang di Timur Tengah meningkat tajam! Menurut laporan dari CCTV News, Komando Pusat AS (US Central Command) mengonfirmasi bahwa pada malam tanggal 12, militer AS melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran, menargetkan hingga 140 sasaran. Analisis pihak AS menunjukkan bahwa seiring jangkauan serangan udara meluas dari wilayah pesisir dekat Selat Hormuz hingga ke wilayah pedalaman Iran, hal itu menandakan konflik AS-Iran sedang makin meluas, yang berpotensi terus mengguncang perekonomian global secara keseluruhan serta pasar aset berisiko.
(Rangkuman awal: Iran membalas AS dalam lima tahap, perjanjian diplomatik masuk ke kondisi genting: serangan presisi putaran baru dan situasi perang penuh di Teluk Persia)
(Tambahan latar belakang: Trump melontarkan pernyataan keras: 1.000 rudal menargetkan Iran, jika saya dibunuh, dalam setahun “meratakan negara”)

Krisis geopolitik Timur Tengah kembali menyalakan lampu merah; konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran kini menunjukkan tren yang jelas untuk semakin meluas.

Berdasarkan laporan terbaru dari CCTV News, Komando Pusat AS (CENTCOM) pada tanggal 13 waktu setempat merilis pernyataan yang menyebutkan bahwa kekuatan serangan militer AS terhadap Iran terus diperkuat. Data menunjukkan bahwa pada malam tanggal 12, militer AS sekaligus menyerang hingga 140 target Iran, mencatat rekor tertinggi untuk skala serangan udara dalam periode terkini.

Frekuensi serangan udara melonjak, perang merembet hingga pedalaman Iran

Menengok aksi militer beberapa hari terakhir, frekuensi serangan udara militer AS menunjukkan tren peningkatan yang jelas. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa pada malam tanggal 8 dan 9, militer AS masing-masing menargetkan 80 dan 90 sasaran; sementara untuk aksi terbaru pada dini hari tanggal 13, militer AS menyatakan telah melakukan serangan presisi terhadap “puluhan sasaran” di beberapa lokasi.

Menurut analisis pihak AS, serangan udara militer AS terhadap Iran belakangan ini tidak hanya terus menambah jumlahnya, tetapi juga mengalami perubahan strategis pada jangkauannya—dari wilayah pesisir Selat Hormuz (Strait of Hormuz) sebelumnya, kini makin masuk dan diperluas ke wilayah pedalaman Iran. Langkah ini menyampaikan sinyal bahaya yang kuat bahwa eskalasi berbahaya pada konflik Timur Tengah putaran ini sedang terus berlangsung.

Pasar global berpotensi menghadapi gejolak hebat

Seiring ketegangan perang dari kedua pihak AS dan Iran merembet dari perbatasan hingga ke pedalaman, ekonomi makro global dan pasar keuangan akan menghadapi ujian yang berat. Memburuknya geopolitik secara mendadak biasanya langsung mendorong lonjakan tajam harga minyak mentah internasional, sekaligus memicu pemantulan ekspektasi inflasi. Bagi aset berisiko seperti Bitcoin (BTC) dan saham AS, para investor perlu secara ketat bersiap menghadapi gejolak hebat jangka pendek dan tekanan jual yang ditimbulkan oleh peristiwa ini.

BTC-2,31%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan