Dorongan Stablecoin Jepang: Lawson Menguji JPYC, SBI Menyiapkan Imbal Hasil JPYSC

Lawson, jaringan toko serba ada terbesar ketiga di Jepang, akan menguji pembayaran stablecoin JPYC di sebuah toko di Tokyo pada bulan Agustus, menandai uji coba pembayaran stablecoin yang terintegrasi POS pertama di Jepang serta langkah menuju pengintegrasian mata uang digital berbasis yen ke transaksi ritel sehari-hari.

Uji coba ini hadir saat SBI Group bersiap meluncurkan layanan pinjaman JPYSC yang memberi imbal hasil, menandakan momentum yang terus meningkat untuk stablecoin yang dipatok yen di sektor keuangan dan ritel Jepang.

Cara Uji Coba Lawson JPYC

Lawson menandatangani kesepakatan awal dengan perusahaan telekomunikasi KDDI dan perusahaan blockchain HashPort untuk menguji pembayaran JPYC di satu toko di Tokyo mulai Agustus 2026

Pilot akan dibatasi untuk karyawan dari tiga perusahaan yang berpartisipasi dan akan mengevaluasi integrasi point-of-sale, waktu pemrosesan saat checkout, serta kemudahan penggunaan dompet seluler

Pelanggan akan memindai barcode dompet seluler saat checkout, sementara HashPort memperbarui saldo berdasarkan data transaksi terverifikasi dari sistem POS

Lawson mengoperasikan 14.697 toko di seluruh negeri dan melaporkan penjualan bersih lebih dari $18,68 miliar untuk tahun fiskal 2026

JPYC, yang diterbitkan oleh JPYC Inc., diluncurkan pada 27 Oktober 2025 sebagai stablecoin yen berbasis regulasi pertama di Jepang di bawah Payment Services Act, dan peredaran on-chain-nya baru-baru ini melampaui $12,36 juta.

Uji coba ritel ini mengikuti tonggak besar lainnya bagi sektor tersebut setelah Jepang mengumumkan rencana bulan lalu dari tiga megabanknya — MUFG, SMBC, dan Mizuho — untuk memulai transaksi komersial langsung dengan stablecoin yang diterbitkan bersama pada tahun fiskal 2026.

Dorongan Stablecoin Lebih Luas dari SBI

Sejalan dengan itu, konglomerat keuangan Jepang, SBI Group, dilaporkan tengah menyiapkan produk pinjaman baru yang memungkinkan pengguna memperoleh imbal hasil tahunan 3% dari JPYSC, stablecoin berbasis yen.

Menurut laporan Nikkei, layanan tersebut, yang diperkirakan diluncurkan melalui SBI VC Trade sedini bulan ini, akan menawarkan produk pinjaman dengan tenor tetap tiga bulan

Inisiatif ini mengikuti peluncuran JPYSC terbaru dari SBI, stablecoin yen berbasis bank kustodian pertama di Jepang, sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas layanan keuangan berbasis aset digital.

Mengapa Pasar Stablecoin Jepang Penting

Sektor stablecoin Jepang bergerak dari fondasi regulasi menuju penggunaan di dunia nyata, mencakup keuangan institusional dan ritel sehari-hari. Inisiatif Lawson dan SBI menunjukkan bagaimana stablecoin yen yang terdaftar secara legal mulai terintegrasi ke ekonomi tradisional Jepang.

×

DailyCoin's Vibe Check: Ke arah mana Anda condong setelah membaca artikel ini?

Bullish Bearish Netral

Sentimen Pasar

0% Netral

Jangan lewatkan pergerakan pasar Dapatkan kisah kripto terbesar, wawasan harga, dan eksklusif DailyCoin langsung di email Anda.

Berlangganan

MUFG1,48%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan