Laporan IMF ini cukup keras—secara langsung menganggap stablecoin sebagai penguat krisis. Contoh USDT dari Bolivia yang dijadikan jangkar kurs memang mencolok.

Lihat Asli
CoinNetwork
币界网消息, menurut Digital Asset, Dana Moneter Internasional (IMF) pada 10 Juli merilis laporan penelitian yang menyatakan stablecoin yang dipatok ke dolar AS dapat mempercepat perpindahan dana dari mata uang domestik ke aset dolar AS saat krisis, memicu risiko sistemik yang mirip dengan rush perbankan. Data simulasi menunjukkan bahwa di negara dengan adopsi stablecoin yang lebih luas, probabilitas terjadinya krisis meningkat dari 3,9% menjadi 7,4%, dan dalam skenario terburuk untuk penyimpangan nilai tukar, kesejahteraan warga turun hingga 6,3%. Laporan tersebut menggunakan Bolivia sebagai contoh, yang menyebutkan bahwa sejak negara itu membuka perdagangan aset digital pada 2024, harga USDT telah menjadi indikator utama untuk mengukur nilai tukar dolar AS di pasar paralel. IMF merekomendasikan agar otoritas pengawas menerapkan langkah makroprudensial seperti pembatasan sementara untuk transaksi bernilai besar dan penjualan panik.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan