Trump baru saja berkata “sudah deal”, Iran langsung meledakkan sebuah kapal



Mereka baru saja menyetujui perjanjian kemarin, melepaskan semua persyaratan, keluar dari ruangan kurang dari satu jam, lalu menyerang sebuah kapal dengan drone.

Ini ucapan asli Trump.

25 hari lalu, AS dan Iran baru saja menandatangani memorandum saling pengertian, selat sempat kembali tenang. Pasar menarik napas lega, harga minyak turun dari puncaknya, ekspektasi inflasi mereda, saham AS dan aset kripto ikut bernapas sedikit lega.

Lalu, pada 11 Juli, sebuah kapal kontainer diserang di Selat Hormuz. Bagian buritan rusak, dek terbakar, dan satu awak hilang.

Pada dini hari 12 Juli, Angkatan Laut Garda Revolusi Iran mengumumkan: Selat Hormuz ditutup mulai saat ini, semua kapal dilarang melintas sampai ada pemberitahuan lain.

Tak lama setelah itu, Angkatan Udara AS melancarkan serangan ketiga terhadap Iran dalam minggu ini, menyerang lebih dari 140 target militer. Iran kemudian membalas dengan rudal, mengenai pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, dan Yordania.

Satu minggu saling serang tiga putaran. 140 target dibom. Rudal menembus separuh Timur Tengah.

Satu bilang tutup, satu bilang buka.

Iran berkata: selat ditutup, tidak ada kapal boleh melintas.

AS berkata: pelayaran tetap berlangsung, Iran tidak mengendalikan selat.

Trump berkata: selat itu lancar.

Qatar berkata: semua pemilik kapal “menangguhkan sementara” pelayaran.

Empat suara, empat versi cerita. Ini disebut “Rosenmen”.

Sedangkan kenyataannya: jumlah kapal yang melewati selat pada 9 Juli turun dari 30 menjadi 22, dan terus menurun beruntun. Pada hari Minggu hampir tidak ada kapal yang melintas. Sekitar 6.000 kru kapal terjebak di Teluk Persia.

Gertak sambil perang terjadi, tapi kapal tidak jalan.

Minyak senilai seperlima minyak global terjebak di sini.

Reaksi harga minyak tidak sedikit pun mengejutkan.

WTI naik 3,29%, menjadi 73,76 dolar AS; Brent naik 3,29%, menjadi 78,51 dolar AS. Minggu lalu, Brent sudah naik total 5,4%.

Tapi ini baru permulaan.

Bagaimana proyeksi harga minyak di paruh menengah—tiga kata: belum kelihatan puncaknya.

Kenapa?

Pertama, ini bukan konflik biasa, ini adu keras untuk “kendali selat”.

Setelah memorandum Juni ditandatangani oleh AS dan Iran, terbentuk dua jalur pelayaran: jalur utara yang dikendalikan Iran, dan jalur selatan yang dibantu AS. Iran sekarang memberi tahu dunia secara tegas: tidak ada yang namanya “jalur selatan”. Kalau Anda lewat jalur milik AS, saya akan menembak Anda.

Ucapan asli Ketua parlemen Iran, Kalibaf: “Era perjanjian sepihak sudah berakhir. Entah menepati komitmen, atau menanggung konsekuensi.”

Ini bukan bahasa negosiasi, ini bahasa deklarasi perang.

Kedua, kali ini Iran memakai frasa “penutupan tanpa batas waktu”.

Bukan “sementara”, bukan “24 jam”, melainkan “sampai AS berhenti ikut campur”.

Apakah AS akan berhenti ikut campur? Baru saja Trump selesai berkata “gencatan senjata berakhir”.

Kedua belah pihak tidak punya jalan keluar. Situasi ini, dalam jangka pendek, tidak ada solusi.

Ketiga, pasar paling takut bukan pada “ditutup”, melainkan pada “tidak tahu berapa lama ditutup”.

Wood Mackenzie pernah melakukan simulasi: jika sebagian besar waktu selama setahun selat ditutup, pada akhir 2026 harga Brent akan mendekati 200 dolar AS per barel.

200. Bukan 100, bukan 120, tapi 200.

Tentu, itu skenario ekstrem. Tapi yang sedang diberi harga oleh pasar saat ini justru adalah: probabilitas skenario ekstrem sedang meningkat.

Harga minyak naik → inflasi memantul → The Fed tak berani menurunkan suku bunga → bahkan mungkin menambah kenaikan lagi.

BTC, saham AS, dan semua aset berisiko bakal kena pukul.

Kamu pikir Bitcoin itu “emas digital” untuk lindung nilai? Saat seluruh dunia berebut minyak dan berebut pangan, tidak ada yang akan langsung mengingat cold wallet kamu. Ketika likuiditas mengencang, aset berisiko adalah yang pertama kali dibuang.

Pada putaran ini, menembus 90 untuk harga minyak hanya soal waktu. Menembus 100 pun bukan mimpi.

Lalu posisi kripto kamu, siap menyambut gelombang baru “serangan makro” lagi?

“Perdamaian adalah kalimat di meja perundingan, rudal adalah bahasa ibu Timur Tengah.”#PreIPOs第二期OpenAI认购 #LAB两日腰斩53% #伊朗宣布关闭霍尔木兹海峡 $BTC $BZ $CL
BTC-1,72%
BZ-0,10%
CL0,22%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan