Analis Bitunix: Bukan hanya CPI yang dipantau pasar minggu ini, melainkan apakah biaya modal global kembali disesuaikan ke atas lagi

BlockBeats 消息,13 Juli, BTC kembali menghadapi tekanan di sekitar 64.000. Saat ini fokus jangka pendek adalah apakah bisa kembali bertahan di 63.000 dolar AS. Jika pembeli tidak mampu merebut kembali kendali, tidak menutup kemungkinan adanya penelusuran kembali ke level bulat 60.000 dolar AS.

Minggu ini, pasar global akan disambut serangkaian peristiwa yang padat, termasuk CPI AS bulan Juni, PPI, penjualan ritel, laporan kebijakan moneter paruh tahunan pertama dari Ketua The Fed Kevin Warsh yang mulai menghadiri sidang di Kongres, serta laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar seperti JPMorgan, Goldman Sachs, TSMC, ASML, Netflix, dan lainnya. Fokus pasar tidak lagi hanya pada satu data ekonomi, melainkan apakah rangkaian peristiwa ini dapat bersama-sama memverifikasi apakah kondisi pasar “biaya modal tinggi” saat ini masih berlanjut. Di antaranya, pentingnya sidang pertama Warsh di Kongres bahkan tidak kalah dengan CPI itu sendiri. Pasar akan mengamati apakah ia melanjutkan gaya kebijakan yang rendah profil dan menghindari panduan ke depan, serta apakah ada sinyal terkait ekspektasi kenaikan suku bunga yang baru menghangat belakangan ini. Saat ini, di internal The Fed sudah ada sebagian pejabat yang mulai membahas penarikan langkah-langkah pemotongan suku bunga tahun lalu, dan CPI bulan Juni yang kembali lebih tinggi dari perkiraan akan semakin meningkatkan ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan di masa depan.

Di sisi lain, situasi Timur Tengah kembali memburuk. Iran mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz, sementara militer AS terus melakukan serangan udara ke fasilitas militer Iran. Ruang lingkup konflik keduanya telah meluas hingga ke beberapa negara di kawasan Teluk. Perlu dicatat, dampak nyata terhadap inflasi global bukan hanya dari harga minyak mentah, melainkan dari kapasitas penyulingan global yang terus mengalami kerusakan akibat perang. Konflik Rusia-Ukraina, kilang di Timur Tengah yang rusak, serta risiko pengiriman melalui Selat Hormuz membuat pasokan produk minyak global tetap cenderung ketat. Bahkan jika harga minyak mentah turun, harga energi ujung seperti bensin dan diesel masih berpotensi bertahan di level tinggi, sehingga inflasi energi bisa tetap lebih “lengket” dibanding perkiraan pasar.

Sementara itu, satu jalur lain yang patut dicermati berasal dari perlombaan modal AI. Belakangan ini, raksasa teknologi seperti NVIDIA, Amazon, dan SpaceX terus mengumpulkan dana untuk membangun infrastruktur AI melalui penerbitan obligasi dalam skala besar, tetapi di Wall Street mulai muncul kelelahan penyerapan yang jelas. Kekhawatian pasar bukan pada kredit perusahaan, melainkan pada bahwa pasokan obligasi baru senilai beberapa ribu miliar dolar AS akan terus mendorong biaya pendanaan perusahaan. Ini menunjukkan investasi AI memang belum mereda, tetapi biaya dana sedang secara bertahap menjadi faktor pembatas penting untuk valuasi tahap berikutnya. Artinya, likuiditas global sekaligus menghadapi persaingan ganda dari kebutuhan penerbitan obligasi pemerintah dan pembiayaan perusahaan.

Selain itu, dana pensiun pemerintah Jepang GPIF berencana meningkatkan alokasi ke aset alternatif, sehingga yen sempat memantul. Ini juga mencerminkan bahwa dana-dana besar global masih terus menyesuaikan arah alokasi aset. Jika dolar AS mempertahankan suku bunga tinggi, arus dana Jepang kembali bersamaan dengan kebutuhan pembiayaan AI, maka aset berisiko global akan terus menghadapi tekanan redistribusi likuiditas.

Secara keseluruhan, minggu ini pasar perlu menjawab bukan hanya apakah inflasi AS kembali naik, tetapi juga apakah biaya modal global masih terus ditinggikan. Di tengah AI yang terus menyerap dana dalam jumlah besar, adanya ketidakpastian pada rantai pasokan energi, serta arah kebijakan The Fed yang belum jelas, aset berisiko tetap akan dipengaruhi secara bersama oleh suku bunga, likuiditas, dan kemampuan pembiayaan perusahaan. Dan hal inilah yang akan menentukan apakah Bitcoin bisa kembali menantang area di atas 64.000 dolar AS, atau terus mempertahankan pola konsolidasi dan berfluktuasi.

BTC-2,29%
JPM0,30%
GS-0,05%
TSM-0,61%
ASML-0,38%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan