Ketegangan di Timur Tengah meningkat mendorong harga minyak, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve memanas, pasar menyoroti data CPI AS pekan ini pada hari Selasa.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pesan BlockBeats, 13 Juli, setelah AS melancarkan putaran aksi militer baru terhadap Iran, harga minyak internasional naik, imbal hasil obligasi pemerintah AS turut meningkat, dan ketidakpastian terkait situasi di Selat Hormuz makin memperburuk volatilitas pasar. Dipicu kenaikan harga minyak yang mendorong ekspektasi inflasi, pasar meningkatkan taruhan terhadap potensi The Fed melakukan kenaikan suku bunga lebih lanjut, sementara emas dan futures indeks saham AS justru turun.

Pasar selanjutnya akan berfokus pada data CPI AS bulan Juni yang akan dirilis pada Selasa (14 Juli) pukul 20:30 waktu Beijing, serta kesaksian Ketua The Fed, Kevin Warsh, di hadapan parlemen dan dimulainya musim laporan keuangan saham AS. Data CPI akan menjadi salah satu peristiwa makro terpenting pekan ini, atau setidaknya dapat semakin memengaruhi ekspektasi pasar terhadap jalur kebijakan moneter lanjutan The Fed.

GLDX-1,84%
PAXG-0,97%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan