$BTC


Bitcoin menjalani uji tekanan geopolitik penuh akhir pekan ini, dan hasilnya menghadirkan gambaran menarik yang sebenarnya menunjukkan pasar sedang matang.
Setelah putaran ketiga serangan AS terhadap Iran dan pengumuman Teheran bahwa pihaknya akan menutup Selat Hormuz “sampai ada pemberitahuan lebih lanjut”, harga bitcoin mengalami pergerakan tajam namun berumur pendek, berkisar antara sekitar $61.200 hingga $64.700 sepanjang pekan lalu. Pada hari Sabtu, harga tetap tenang di sekitar $63.800, dengan penurunan harian hanya 0,3% dan kenaikan mingguan 2%. Namun mulai Minggu malam hingga Senin, ketegangan kembali meningkat, dengan Iran secara efektif menutup selat setelah menembakkan tembakan peringatan ke sebuah kapal yang menggunakan jalur tidak resmi, mendorong bitcoin turun ke $61.688 dan membuat indeks VIX naik 4,77% menjadi 16,90.
Pesan utama dari beberapa hari terakhir adalah bahwa risiko geopolitik kini tidak lagi tercermin di setiap judul, melainkan terutama di pasar kripto melalui ekspektasi minyak dan inflasi. Total kapitalisasi pasar kripto saat ini berada di antara $2,2 dan $2,28 triliun, dengan dominasi Bitcoin sedikit naik ke sekitar 58,44%, yang menandakan pergeseran kecil dari altcoin ke keselamatan relatif Bitcoin. Volume perdagangan 24 jam telah turun signifikan dibanding pekan-pekan sebelumnya, menunjukkan sikap likuiditas yang lebih hati-hati, sementara indeks fear and greed tetap berada di zona takut.
Sisi ETF membentuk kanal yang terpisah dan penting. Setelah delapan minggu arus keluar yang tidak terputus, spot Bitcoin ETF mencatat tren positif tiga hari pada Selasa lalu, tetapi masuknya dana ini tetap sangat kecil, hanya $21,44 juta pada Selasa, tidak cukup untuk menopang harga dibanding arus keluar pada pekan-pekan sebelumnya. Ada juga perkembangan yang menonjol di sisi posisi ber-leverage: likuidasi turun lebih dari 94% dalam 24 jam menjadi $6,51 juta, yang mengindikasikan posisi short dengan leverage tinggi sebagian besar sudah dibersihkan.
Ada tiga sinyal konkret yang perlu diperhatikan dalam beberapa hari mendatang. Pertama, sementara pasar tutup akhir pekan, minyak dibuka pada Senin. Brent ditutup naik 5,2% pada Rabu di $78,02, bahkan sempat menyentuh $80 intraday. Apakah level ini akan dipertahankan atau naik lagi menjadi hal yang krusial. Kedua, jalannya konflik, kabar serangan baru atau perkembangan diplomatik, dapat dengan cepat memengaruhi posisi ber-leverage. Ketiga, data US CPI bulan Juni pada 14 Juli. Jika angka ini “dingin”, bisa membuka jalan bagi Bitcoin bergerak menuju zona resistensi $65.000-$67.000; jika “panas”, bisa menghidupkan kekhawatiran hawkish The Fed dan mendorong harga kembali ke zona support $62.000.
Bagi yang memantau Bitcoin melalui Gate, poin kuncinya adalah situasi saat ini merupakan keseimbangan yang rapuh antara ketakutan makroekonomi dan support teknis. Rentang $61.000 hingga $61.376 menonjol sebagai ambang batas penting karena bertepatan dengan level retracement Fibonacci 61,8%. Bertahan di level ini membuat pemulihan menuju $63.000 menjadi mungkin, sementara jika tembus di bawahnya dapat memicu penurunan ke $59.780. Saat ini, pergerakan Bitcoin lebih bergantung pada bagaimana harga minyak dan ekspektasi suku bunga berubah dibanding pada judul berita individual, jadi yang benar-benar perlu diawasi bukanlah judulnya, melainkan bagaimana kanal makroekonomi dan pasar tersebut bereaksi.
#𝐁𝐈𝐓𝐂𝐎𝐈𝐍 #CryptoMarket
DYOR ☑️
BTC-1,71%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan