Banyak orang mengira bandar uang tiruan (shanzhai) dalam koin meme (altcoin) menghasilkan uang dengan cara melikuidasi (membuat “rekt”) trader ritel. Padahal, dalam logika trading tingkat pemula, pihak lawanlah yang menjadi sumber pendapatan utama.



Kuncinya bukan soal seberapa banyak pihak lawan yang mau kamu “meledakkan”, melainkan berapa banyak yang bisa kamu “masukkan” ke dalam kontrak.

Saat memilih aset untuk market making, biasanya dipilih proyek yang memiliki ciri “lima rendah”: aktivitas rendah, open interest (OI) rendah, likuiditas rendah, kapitalisasi pasar rendah, bahkan yang terbaik adalah koin lama atau koin baru yang pada dasarnya tidak ada volume perdagangannya.

Alasannya sederhana: koin seperti ini paling mudah dikumpulkan hingga mencapai “kontrol posisi” yang sangat tinggi.

Tapi justru karena “lima rendah”, di pasar hampir tidak ada yang main.

Di kondisi ini, kalau bandar ingin membuka “long order” sebesar 1 juta dolar AS di posisi 1 dolar sebagai posisi dasar, mungkin menunggu setengah hari pun tidak jadi—karena tidak ada pihak lawan di pasar (tidak ada orang yang jadi lawan untukmu, tidak ada yang membuka short, dan tidak ada yang membuka long).

Karena tidak ada pihak lawan, bandar harus “membuat skenario” sendiri untuk menarik trader ritel masuk.

2. Menghabiskan uang untuk mengerek harga, lalu masuk “tabel perdagangan teratas”

Misalkan sebuah proyek dimulai dari 1 dolar. Bandar sudah menyerap cukup banyak koin. Dalam skenario ideal, kedalaman antara 1 dolar hingga 2 dolar adalah 100 ribu dolar AS.

Bandar kemudian akan menghabiskan 100 ribu dolar AS uang sungguhan untuk mengerek harga di pasar spot, mengangkatnya ke 2 dolar.

Tujuannya supaya kenaikan harga mencapai 100%, dan berhasil masuk ke “tabel perdagangan teratas” bursa (daftar kenaikan).

Namun pada fase pengerekkan spot ini, sebenarnya bandar di kontrak tidak bisa membangun posisi dasar terlalu banyak—bahkan proses itu sendiri bisa sambil merugi. Tapi selama sudah masuk tabel, eksposurnya cukup besar, trader ritel akan tertarik datang.

3. Memanfaatkan sifat manusia, memancing agar musuh masuk lebih dalam

Saat trader ritel melihat koin “lima rendah” itu tiba-tiba melonjak 100%, apa yang mereka pikirkan?

Reaksi pertama trader ritel biasanya: “Koin ini naik dua kali, pasti sudah mentok, harus short!”

Akibatnya, trader ritel mulai bertubi-tubi membuka short. Short yang dibuka trader ritel justru menjadi “pihak lawan” yang paling diinginkan bandar.

Saat itu, bandar bisa dengan mulus menempatkan posisi dasar “long” 1 juta dolar AS dalam bentuk bertahap (batch) untuk dibeli dengan limit di posisi 2 dolar. Berapa banyak trader ritel melakukan short, sebanyak itu juga posisi long bandar akan “memakan”—yakni mengisi.

Setelah posisi dasar dibangun, masuk ke tahap pertama duel—pengerekkan yang beruntun.

Bandar akan meningkatkan volume promosi di media sosial (misalnya X). Semakin tinggi proyek di tabel perdagangan teratas, semakin banyak trader ritel yang tertarik. Trader ritel mengira naik 1 kali berarti sudah waktunya short, maka bandar akan mengerek sampai 3 kali; trader ritel merasa naik 3 kali sudah cukup banyak, bandar lalu mengerek sampai 5 kali. Semakin mereka cemburu dan semakin nekad melakukan short, short mereka berubah menjadi keuntungan bandar yang mengalir terus.

Ketika harga sudah didorong sampai 5 dolar, bandar ingin menutup (take profit) posisi long untuk mencairkan. Namun saat itu bisa jadi lagi menghadapi masalah: tidak ada trader ritel yang menjadi “pihak lawan” untuk menyerapnya (tidak cukup long atau tidak ada cukup order untuk menutup short sebagai pihak lawan).

Sebagai trader yang sangat mengontrol posisi dan menguasai likuiditas, bandar punya dua pilihan untuk menyelesaikan “panen” (scalping hasil):

Pilihan satu: tutup posisi secara langsung dengan cara menghantam turun (langsung selesai dalam satu gelombang)
1. Di posisi tinggi 5 dolar, bandar mengeluarkan short yang cukup besar.
2. Lalu sepanjang jalan melakukan penjualan spot secara gila-gilaan, dengan cara menghantam agar harga dipaksa turun kembali ke 2 dolar.
3. Hasil akhir: bandar tidak hanya mendapat profit dari posisi long yang dinaikkan dari 2 dolar ke 5 dolar (sudah terealisasi), tetapi juga mendapat profit dari short yang dihantam dari 5 dolar kembali ke 2 dolar (belum terealisasi), sekaligus mendapatkan uang penjualan dari spot di 5 dolar. Setelah itu tinggal menutup short di 2 dolar secara bertahap.

Pilihan dua: wash trading dengan range (panen putaran berikutnya)
1. Bandar pada posisi tinggi 5 dolar sekaligus membuka long dan membuka short, mulai menjatuhkan harga dengan cara menghantam, tapi tidak terlalu dalam (misalnya menghantam sampai 4 dolar atau 3,5 dolar).
2. Dengan jenis guncangan dalam rentang tertentu, bandar merangsang emosi trader ritel untuk terus membeli (buat mereka makin long), lalu lanjut mengerek naik sampai 6 dolar bahkan lebih tinggi lagi.
3. Dengan begitu, bandar bisa menutup seluruh posisi long dengan lebih tenang di posisi yang lebih tinggi di atas 5 dolar.

Dalam permainan kontrak di dunia koin, “meledakkan” pihak lawan bukan satu-satunya cara bagi bandar untuk menghasilkan uang, dan bukan juga cara utama. Yang menjadi fondasi sesungguhnya adalah membuat skenario untuk menarik “cukup banyak pihak lawan” agar bandar bisa membangun posisi (build) dengan lancar dan lalu mengeluarkan (exit) posisinya.

Kalau di pasar benar-benar tidak ada koin (likuiditas) dan tidak ada likuiditas, trader ritel yang masuk tanpa persiapan lalu membabi buta short, menurut mata bandar yang sangat mengontrol posisi, pada umumnya hanyalah ikan di papan yang siap disembelih. Itulah juga alasan paling mendasar mengapa menghadapi koin yang tidak populer tapi tiba-tiba meledak (pump), melakukan short “nekad” secara buta sering berakhir sangat menyedihkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan