#BernsteinSaysMemoryBullMarketToLastUntil2027 — Tapi Era Kenaikan Harga yang Meledak-ledak Sudah Berakhir


Bank investasi Wall Street Bernstein mengeluarkan prakiraan berani yang mengubah cara investor memandang sektor semikonduktor: pasar bull memory saat ini diperkirakan berlanjut hingga 2027. Ini menandai pergeseran mendasar dari pola historis industri semikonduktor, yang selama ini kerap mengalami ledakan tajam lalu diikuti penurunan yang sama brutalnya.

---

Angka-Angka yang Menceritakan Kisahnya

Datanya berbicara sendiri. Pada kuartal kedua 2026, harga rata-rata DRAM melonjak 74% secara kuartal-ke-kuartal. Server DRAM naik 60% menjadi 67%, sementara Mobile DRAM meroket hampir 80%. Per Juni, chip DRAM yang banyak digunakan di PC dan server telah mengumpulkan kenaikan 660% year-to-date.

Data pasar spot mengonfirmasi bahwa tekanan pasokan masih sangat intens. Harga spot Server DDR5 diperdagangkan jauh di atas harga kontrak — bukti jelas bahwa penyedia layanan AI dan cloud terus menyerap kapasitas baru yang ditambahkan. Hanya pada Juni, harga spot PC DRAM naik 5,6% menjadi 11,5%, sementara Server DRAM naik 6,1% menjadi 26,4%.

Segmen NAND menceritakan kisah yang lebih kompleks. Harga spot wafer melemah, turun 3% hingga 4%. Namun, harga yang kuat pada mobile NAND dan SSD diperkirakan akan mendorong kenaikan harga kontrak NAND kuartal kedua secara keseluruhan sekitar 60%. Harga SSD dan penyimpanan mobile bisa naik 70% hingga 80%, mengimbangi kelemahan di level wafer.

Perubahan Struktural, Bukan Siklus Sementara

Menurut Bernstein, industri ini tidak mengalami pemulihan sementara, melainkan memasuki periode dukungan jangka panjang yang lebih kuat dari kebutuhan AI yang bersifat struktural — lebih tahan lama dibanding pasar konsumen tradisional. Ini menandai perubahan besar dalam cara investor menilai produsen memory dan perusahaan semikonduktor.

Berbeda dari ledakan memory sebelumnya yang sangat bergantung pada smartphone, PC, dan perangkat elektronik konsumen, siklus kali ini makin didorong oleh infrastruktur AI. Setiap model bahasa besar, aplikasi generatif AI, mesin rekomendasi, dan sistem otonom membutuhkan volume data besar yang diproses secara real time — dan kinerja ini tidak hanya bergantung pada GPU yang kuat, tetapi juga pada memori canggih yang memberi makan prosesor tersebut dengan kecepatan sangat tinggi.

Tiga Kekuatan yang Membentuk Ulang Industri

Pertama, permintaan AI meledak. High Bandwidth Memory (HBM) telah menjadi komponen yang tak tergantikan dalam akselerator AI yang menggerakkan pusat data global. Dengan penyedia cloud, hyperscaler, dan pelanggan enterprise yang terus memperluas infrastruktur AI, permintaan HBM secara signifikan melampaui pasokan industri saat ini. UBS memproyeksikan permintaan HBM akan tumbuh 90% year-over-year pada 2026 dan tambahan 77% pada 2027.

Kedua, disiplin dari sisi pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Setelah menghadapi penurunan-penurunan sebelumnya, produsen tetap sangat berhati-hati terhadap ekspansi kapasitas. CEO Micron telah menyatakan bahwa pasokan “tidak akan mampu mengejar permintaan setelah kalender 2027”.

Ketiga, perjanjian jangka panjang mengunci pasokan dan permintaan. Microsoft, Google, Amazon, dan hyperscaler lainnya telah mengamankan pasokan hingga 2028 dengan klausul harga minimum. Micron bahkan telah mengamankan sekitar $100 miliar dalam kontrak multi-tahun yang tidak dapat dibatalkan, take-or-pay — yang secara efektif menginsulasi bisnisnya dari siklus boom-bust yang selama ini menghantui industri DRAM. Pasokan HBM perusahaan sepenuhnya terjual habis hingga 2028.

Siapa yang Menang — dan Siapa yang Tidak

Bernstein mempertahankan rating positif untuk Samsung, SK Hynix, Micron, dan SanDisk, sambil tetap berhati-hati terhadap Kioxia. Kapasitas produksi HBM terkonsentrasi pada tiga perusahaan pertama — sementara perusahaan dengan eksposur NAND berlebih akan lebih rentan pada siklus DRAM yang didorong AI ini.

Hasil keuangannya mencengangkan. SK Hynix saat ini mendominasi pasar HBM dengan sekitar 58% pangsa pasar global, jauh di atas Micron yang 21%. Bernstein memperkirakan SK Hynix akan mencapai margin kotor 91% pada Q2 2026, dengan margin operasi 70% hingga 80%. Samsung, produsen chip memory terbesar di dunia, melaporkan laba operasi naik sekitar 18 kali year-over-year menjadi rekor tertinggi pada Q2. Saham perusahaan naik 158% tahun ini, sementara SK Hynix naik 273% dan Micron naik 242%.

Transisi: Dari Pertumbuhan Meledak-ledak ke Ekspansi yang Berkelanjutan

Meski pasar bull diperkirakan berlanjut hingga 2027, Bernstein menekankan bahwa fase kenaikan harga yang cepat sudah berakhir. Pertumbuhan harga DRAM kuartal tiga 2026 diperkirakan melambat tajam menjadi 13% hingga 18% — turun besar dari lonjakan 74% pada Q2.

Permintaan untuk elektronik konsumen menunjukkan tanda-tanda melemah. Permintaan PC, smartphone, dan klien konsumen sedang mengurangi konfigurasi atau menyesuaikan ritme pengadaan. Meskipun penghancuran permintaan belum sepenuhnya terjadi, Bernstein mengharapkan pada akhirnya hal itu akan terjadi.

Mulai paruh kedua 2027 hingga 2028, seiring perjanjian jangka panjang mulai berlaku dan kapasitas baru masuk online, harga memory diperkirakan akan menormalkan secara bertahap.

Paradigma Baru untuk Menilai Perusahaan Semikonduktor

Prospek Bernstein membawa implikasi mendalam bagi investor ekuitas dan pelaku industri. Saham chip memory bisa terus mengungguli sektor teknologi yang lebih luas, didorong oleh pertumbuhan laba yang melampaui ekspektasi pasar. Kontrak multi-tahun dan kapasitas yang terjual habis memberikan visibilitas yang sebelumnya tak pernah terbayangkan di industri yang secara historis bersifat siklikal ini.

Era AI mungkin secara fundamental mengubah pola boom-bust. Permintaan kian terkait dengan transformasi digital jangka panjang, bukan siklus peningkatan konsumen jangka pendek. Perusahaan di bidang layanan kesehatan, keuangan, manufaktur, pendidikan, keamanan siber, dan riset ilmiah mengintegrasikan AI ke dalam operasional mereka — menciptakan basis pelanggan yang lebih luas dan lebih terdiversifikasi untuk teknologi memory canggih.

---

Intinya: prakiraan Bernstein tentang pasar bull memory yang bertahan hingga 2027 merupakan titik belok yang bersejarah. Sektor semikonduktor yang dulu paling terkenal siklikalnya kini berubah menjadi penyedia infrastruktur strategis bagi ekonomi AI global. Kenaikan harga yang meledak-ledak sudah berada di belakang kita — tetapi ekspansi yang lebih berkelanjutan dan lebih sehat secara struktural ada di depan.

#MemoryBullMarket #AI #Semiconductors #Bernstein
DRAM-0,19%
MU-1,19%
UBS0,42%
MSFT0,19%
AMZN-0,68%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
HighAmbition
· 1jam yang lalu
Naik sekarang! 🚗
Lihat AsliBalas0
ShainingMoon
· 1jam yang lalu
Menuju Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
ShainingMoon
· 1jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
ShainingMoon
· 1jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
QueenOfTheDay
· 2jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan