Iran menyatakan | Ledakan terjadi di lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir, AS membantah terlibat serangan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Iran pada Kamis (9) menuding Amerika menyerang dua fasilitas militer, termasuk lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir, tetapi AS membantah dan mengatakan bahwa pada hari itu tidak ada serangan terhadap Iran. Pejabat Gedung Putih juga mengatakan perwakilan AS dan Iran terus menggelar perundingan teknis terkait isu nuklir.

AS| Serangan udara Iran untuk hari kedua berturut-turut Trump: Jika ada kapal lagi yang diserang, akan lebih buruk 【Halaman berikutnya】

Media pemerintah Iran mengklaim dua sasaran militer di dua kota berbeda di Iran mengalami serangan udara berkali-kali pada Kamis malam.

Kantor berita Republik Islam Iran (IRNA), mengutip Wakil Menteri Urusan Politik dan Keamanan Provinsi Bushehr (Ehsan Jahanian), menuduh tembakan meriam dari pihak musuh yang berasal dari Amerika dan Israel menyerang sebuah fasilitas militer di dekat kota terbesar Bushehr, sementara fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir Iran terletak di pinggiran kota Bushehr.

IRIB melaporkan, kawasan militer angkatan laut di kota pelabuhan strategis Konarak (Konarak) di sisi barat Teluk Oman, diserang pesawat tempur musuh dua kali hingga terjadi ledakan. Pemerintah segera mengirim personel bantuan darurat dan pasukan keamanan ke lokasi, sambil menyelidiki cakupan dan detail serangan.

Namun media AS mengutip pejabat Gedung Putih yang menyatakan bahwa militer AS pada Kamis tidak melakukan serangan lanjutan apa pun, terus menerapkan strategi menyerang lalu menunda untuk menghindari eskalasi situasi, serta memberikan ruang bagi perundingan diplomatik. Namun, AS juga tetap menyimpan daftar target serangan, siap melancarkan serangan bila diperlukan, tetapi saat ini situasi akan dipimpin lewat cara diplomatik.

Iran| Luncurkan balasan militer Serang target militer AS di Bahrain dan Kuwait 【Halaman berikutnya】

Selain itu, pejabat Gedung Putih mengatakan, meski Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan tindakan balasan baru terhadap Iran pekan ini, perwakilan AS dan Iran tetap melanjutkan perundingan teknis terkait isu nuklir, dengan harapan menyelesaikan masalah melalui jalur diplomatik.

Gedung Putih menegaskan pihaknya masih berkomitmen mencari solusi, perundingan teknis masih berlangsung, dan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

Pejabat itu juga menyebutkan bahwa nota kesepahaman yang dicapai AS dan Iran terkait dengan kinerja, mengkritik Iran karena tidak sepenuhnya membuka kembali Selat Hormuz dan tindakan menyerang kapal-kapal niaga, yang dinilai sebagai kegagalan kepatuhan yang tidak dapat diterima.

Ikuti tren panas internasional, unduh gratis aplikasi 《Hong Kong Economic Times》【 Klik di sini 】

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan