#WorldCupChampionPrediction


Piala Dunia terpanjang dalam sejarah, yang dimulai dengan 48 tim, kini berubah menjadi papan catur. Kekacauan sudah usai, dan kita sampai pada titik ketika detail serta kedalaman strategi akan menentukan hasil. Dalam maraton 48 tim dan 104 pertandingan ini, mereka yang berdiri paling tegak bukan hanya pemain terbaik, tetapi juga mereka yang mengatur jalannya turnamen.
Klasemen perempat final akan semakin jelas malam ini. Semifinal akan digelar pada 14 Juli di Arlington dan 15 Juli di Atlanta, sementara final pada 19 Juli di Stadion MetLife.
Kondisi saat ini adalah sebagai berikut:
Prancis membuka perempat final dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Maroko. Skor ini mengulang matchup yang sama di semifinal 2022 dan menunjukkan bahwa Prancis bisa meraih hasil dengan rencana yang sama di laga besar. Deschamps tidak mengubah struktur yang mengendalikan permainan di tengah, tetapi langsung membuatnya tidak stabil dengan Mbappe di sisi sayap.
Perempat final malam ini seperti final taktis turnamen. Spanyol ingin mencekik lawannya dengan penguasaan bola, sementara Belgia, yang permainan transisinya direstruktur setelah kepergian De Bruyne, akan langsung menyerang ke gawang. Pemenang laga ini akan menghadapi Prancis di semifinal pertama.
Di sisi lain ada Inggris dan Norwegia. Inggris sabar dalam permainan set play, sementara Norwegia bermain dengan dua ancaman yang jelas, Haaland dan Nusa, yang telah membawa tempo liga mereka ke Piala Dunia. Ambang fisik akan sangat tinggi.
Perempat final terakhir mempertemukan Argentina dan Swiss. Argentina memenuhi ruang di tengah sepanjang turnamen dan mengatasi sisi sayap dengan fullback mereka, sementara Swiss, salah satu tim yang memberi kesempatan paling sedikit sepanjang turnamen, kembali bersabar dalam memblokir.
Prediksi saya: Juara Prancis
Ada tiga alasan.
1. Kedalaman rotasi. Dalam format ini, Anda bermain 8 pertandingan, bukan 7, dan ada perjalanan. Prancis satu-satunya tim yang bisa memakai hampir seluruh skuad 23 pemainnya pada level awal. Di lini tengah, mereka bisa berotasi antara Tchouameni, Camavinga, dan Rabiot tanpa menjatuhkan level.
2. Keuntungan laga dan pemulihan. Prancis datang dengan tambahan waktu istirahat sehari, dan lawannya akan menyelesaikan pertandingan berat malam ini. Fakta bahwa semifinal dimainkan di Dallas juga berarti ruang yang luas untuk permainan transisi Prancis.
3. Memori turnamen. Kita bicara tentang tim inti yang melihat dua final dalam tiga Piala Dunia terakhir. Tim yang tidak panik saat skor 0-0, dan tidak mengubah rencana ketika tertinggal 0-1.
Skenario alternatif: Spanyol. Jika mereka mematahkan press Belgia malam ini dan menjaga penguasaan bola di atas 65%, mereka bisa melaju sampai final tanpa kehilangan penguasaan bola. Lalu final akan menjadi Prancis vs. Spanyol, dan trofi diputuskan lewat detail, dalam situasi set piece.
Di benak saya, trofi akan kembali ke Paris. Prancis akan menuliskan namanya sebagai juara pertama pada Piala Dunia 48 tim pertama pada 2026.
Menurut Anda, tangan siapa yang akan mengangkat trofi dalam maraton yang kacau ini?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan