#BernsteinSaysMemoryBullMarketToLastUntil2027


Supercycle memori sedang berlangsung penuh, dan bank investasi peringkat teratas Wall Street, Bernstein, melukiskan gambaran yang sangat bullish dalam laporan pelacakan penyimpanan global bulanannya pada 8 Juli. Menurut analis senior semikonduktor Mark Li, harga kontrak DRAM terus naik dari bulan ke bulan pada Juni, mendorong kenaikan rata-rata harga DRAM tradisional di Q2 2026 menjadi sekitar 74% dibanding Q1. Permintaan server dan seluler tetap menjadi pendorong utama, dengan perkiraan harga Server DRAM naik sekitar 60% hingga 67% pada Q2 dan Mobile DRAM mendekati 80%. Harga kontrak NAND flash diperkirakan naik 65% hingga 70% secara kuartalan, terutama didorong oleh paket SSD dan NAND seluler.
Di balik angka-angka ini ada gelombang besar investasi infrastruktur AI yang secara mendasar mengubah dinamika penawaran-permintaan untuk chip memori. Tiga produsen DRAM terbesar dunia — Samsung, SK Hynix, dan Micron — secara agresif mengalihkan kapasitas produksi ke High Bandwidth Memory (HBM) untuk memenuhi permintaan yang meledak dari pusat data AI, sehingga menciptakan kekurangan pasokan yang parah untuk chip memori konvensional. Bernstein memperkirakan margin kotor SK Hynix pada DRAM bisa mencapai setinggi 90,9% pada Q2 2026 dan naik menjadi 92,7% pada Q4, yang mencerminkan profitabilitas yang belum pernah terjadi. Menurut data Bernstein, harga chip memori DRAM yang digunakan secara luas di PC dan server naik sekitar 660% sepanjang tahun hingga Juni.
Namun, supercycle ini tidak tanpa tanda-tanda tekanan. Harga spot memberikan sinyal yang lebih beragam: harga spot modul server DDR5 turun 6,7% dari bulan ke bulan dan harga spot wafer NAND turun sekitar 7%, karena harga yang lebih tinggi mulai membebani permintaan di sisi konsumen dan memaksa OEM serta rumah modul untuk mengurangi pembelian. Bernstein memperingatkan bahwa laju kenaikan harga akan melambat secara signifikan di Q3, sementara TrendForce memprediksi kenaikan harga DRAM tradisional turun menjadi antara 13% dan 18%. Sementara itu, UBS menggandakan perkiraan harga DRAM, memproyeksikan harga kontrak DDR melonjak 32% secara berurutan di Q3 dibanding estimasi sebelumnya sebesar 17%, yang menandakan harga masih naik tetapi dengan laju yang melambat. Apple telah secara terbuka menyebut lonjakan memori sebagai pendorong utama untuk kenaikan harga yang baru diumumkan dan, menurut laporan, tengah berdiskusi dengan pembuat chip memori asal Tiongkok untuk membeli chip yang lebih murah meski beberapa di antaranya telah diblacklist oleh Pentagon.
Bagi investor, tesis Bernstein memberi kejelasan timeline yang penting: harga memori diperkirakan tetap kuat hingga 2027, dengan normalisasi bertahap baru mulai dari akhir 2027 hingga 2028, karena pasokan baru — termasuk kemungkinan penambahan kapasitas dari pemain Tiongkok — mulai beroperasi dan pertumbuhan permintaan menstabil. SK Group dan Samsung telah mengumumkan rencana investasi 10 tahun senilai 2.000 triliun won (sekitar $1,3 triliun) yang berfokus pada semikonduktor dan infrastruktur AI, menandakan ekspansi pasokan pada akhirnya akan datang tetapi tidak cukup cepat untuk meredakan kekurangan jangka pendek. Jefferies memproyeksikan harga memori naik 40% hingga 50% secara kuartalan di Q3 2026 dan 30% hingga 40% di Q4, mengonfirmasi narasi kekuatan penetapan harga yang berlanjut.
Implikasi bagi pasar beragam. Saham Micron diuntungkan oleh dinamika penawaran-permintaan yang menguntungkan, dengan Wall Street mempertahankan peringkat konsensus Strong Buy dan target harga publikasi tertinggi sebesar $2.000. SK Hynix baru saja menyelesaikan pencatatan ADR Nasdaq senilai $28 miliar yang bersejarah, lebih dari tujuh kali kelebihan permintaan, sementara Samsung terus mendominasi pasar memori yang lebih luas. Untuk ruang kripto, implikasinya tidak langsung tetapi nyata: permintaan memori yang didorong AI mendorong biaya pusat data, yang dapat memengaruhi ekonomi infrastruktur blockchain untuk validasi dan operasi node, sementara token yang berfokus pada AI bisa diuntungkan dari gelombang investasi yang lebih luas mengalir ke rantai pasokan semikonduktor.
Tesis inti Bernstein tidak ambigu: ini bukan siklus yang sekadar sesaat, tetapi supercycle yang bersifat struktural dan didorong AI dengan pendorong permintaan yang berkelanjutan. Risiko utamanya terletak pada apakah melemahnya permintaan konsumen dapat memaksa normalisasi harga yang lebih cepat dan apakah masuknya kapasitas dari Tiongkok dapat mengganggu kekuatan penetapan harga oligopoli lebih cepat daripada yang diperkirakan. Untuk saat ini, data mendukung pasar bullish yang berkepanjangan, tetapi investor harus memantau tren harga kontrak di Q3 dan pelemahan pasar spot sebagai indikator awal pergeseran siklus. Pasar bull memori yang bertahan hingga 2027 bukan sekadar prediksi, melainkan proyeksi berbasis data yang berakar pada siklus permintaan teknologi paling kuat yang dimiliki industri semikonduktor semuanya
@Gate_Square
DRAM-1,74%
SK Hynix-0,27%
MU0,27%
SK7,70%
UBS0,70%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 1
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Falcon_Official
· 58menit yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
  • Disematkan