$BTC 10 Juli (waktu Beijing) – Informasi resmi terbaru situasi Iran-Timur Tengah



I. Situasi Militer Saat Ini

1. Perkembangan Militer AS
Gedung Putih dan Pentagon pada dini hari tanggal 10 mengumumkan: dimulainya gelombang serangan udara terbesar sejak konflik ini pecah, menyasar tempat peluncuran rudal Iran, pabrik drone, dan fasilitas angkatan laut di pesisir Teluk Persia; Komando Pusat AS memastikan bahwa dalam dua hari (7-9) total 170 sasaran di Iran telah dihantam, meliputi radar pertahanan udara, rudal anti-kapal, kapal cepat, jembatan kereta api di timur, serta fasilitas pengaman luar Pembangkit Nuklir Bushehr. Trump secara terbuka menyatakan: nota kesepahaman sebelumnya antara Iran-AS telah batal total, jika Iran terus menyerang kapal dagang dan militer AS, jangkauan serangan akan diperluas lebih lanjut.

2. Serangan Balasan Iran (malam 9 Juli – dini hari 10 Juli)

- Garda Revolusi meluncurkan 10 rudal balistik pada sore hari tanggal 9, menghantam Pangkalan Udara AS di Azraq, Yordania, serta pusat komando AS di Asia Barat; pada saat yang sama, mengerahkan drone dan rudal untuk menyerang dua pangkalan militer AS di Kuwait dan dua di Bahrain (Markas Armada Kelima AS berada di Bahrain). Iran secara resmi menyatakan ini baru tahap pertama serangan balasan; jika AS kembali membombardir wilayah Iran, Iran akan menyerang seluruh pangkalan militer AS di Timur Tengah dan memblokade total Selat Hormuz.
- Ledakan berturut-turut terdengar di provinsi Bushehr dan Sistan-Balochistan, Iran selatan, pada malam tanggal 9: pejabat setempat mengonfirmasi bahwa sebuah pangkalan angkatan laut diserang pesawat musuh; sistem pertahanan udara Bushehr mencegat proyektil AS yang datang, tidak ada korban sipil untuk saat ini.
- Konsul senior Iran menyatakan di depan publik: Iran awalnya menahan diri, tetapi AS terus memprovokasi, ke depannya Iran akan mengambil tindakan balasan tegas di medan perang.

II. Peristiwa Domestik Iran

1. Di kota suci Mashhad, Iran timur laut (baru saja selesai pemakaman Khamenei), terjadi penembakan pada dini hari 10 Juli, mengakibatkan 2 orang tewas. Identitas pelaku belum diketahui, pengamanan diperketat secara menyeluruh.

2. Situasi maritim: Angkatan Laut Garda Revolusi Iran memperketat kendali di Selat Hormuz, mewajibkan semua kapal tanker yang melintas untuk melapor terlebih dahulu; kapal perang Inggris dan AS meningkatkan patroli di dekat selat tersebut, efisiensi pelayaran menurun drastis, harga minyak mentah internasional terus naik.

III. Aspek Diplomatik

1. Menteri Luar Iran, Araghchi, menelepon Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, mengeluhkan agresi AS, dan mencari pemahaman dari negara-negara Arab tetangga; pejabat Iran menuduh pemboman jembatan sipil oleh AS sebagai kejahatan perang.

2. Negara-negara Teluk secara kolektif khawatir situasi lepas kendali; Yordania, Kuwait, dan Bahrain terus-menerus membunyikan sirene serangan udara, negara-negara regional terpaksa memihak, tekanan diplomatik meningkat tajam.

IV. Prakiraan Pasar Selanjutnya

1. Jangka pendek: 24-48 jam ke depan masih berbahaya tinggi, ada kemungkinan AS melanjutkan serangan udara baru; Iran siap meluncurkan rudal balasan terhadap AS setiap saat.

2. Sektor energi: Jika Iran memblokade Selat Hormuz, pasokan minyak mentah global akan terpukul berat, harga minyak diperkirakan melonjak drastis.

Apakah saya perlu merangkum harga minyak mentah internasional terkini untuk Anda?
BTC1,26%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan