Mahkamah Agung Amerika Serikat baru saja memutuskan dengan suara 6:3, memperluas kewenangan presiden AS untuk memberhentikan pimpinan badan federal independen selain Federal Reserve. Putusan ini berawal dari kasus Presiden Trump pada tahun 2025 yang memecat Komisaris FTC dari Partai Demokrat, Rebecca Slaughter. Di tengah masa transisi kritis regulasi kripto oleh SEC dan CFTC—termasuk revisi aturan, pengecualian, dan pembagian kewenangan terkait aset digital—putusan ini memicu kekhawatiran industri tentang keberlanjutan dan independensi regulasi. Saat ini, SEC memiliki tiga komisaris dari Partai Republik, sementara Ketua CFTC Michael Selig menjadi satu-satunya komisaris di lembaga tersebut. (TheBlock)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
DeepSeaColdStart
· 1jam yang lalu
Kasus FTC telah dimulai, kepastian regulasi industri kripto benar-benar sirna.
Lihat AsliBalas0
PerpWhisperer
· 1jam yang lalu
Selig sekarang sendirian menanggung CFTC, tekanan sangat besar.
Lihat AsliBalas0
GateUser-870b5e71
· 12jam yang lalu
Sekarang kursi SEC dan CFTC mungkin akan menjadi pintu putar.
Lihat AsliBalas0
BluePeonyObserver
· 12jam yang lalu
Badan pengawas independen tak independen, dunia kripto kembali menebak arah.
Lihat AsliBalas0
Paper-CutOctopusMarketAnalysis
· 12jam yang lalu
Rasio 6:3 ini cukup familier, ke depannya ketua yang baru menjabat harus melihat ekspresi presiden terlebih dahulu.
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan