Grayscale mengungkap 3 tahap utama gelombang tokenisasi RWA, menunjuk Ethereum, Solana, dan AVAX sebagai pemenang terbesar

Gelombang tokenisasi RWA memasuki babak kedua! Menurut laporan riset terbaru Grayscale berjudul The Stack, tokenisasi saham global sedang mengalami tiga fase evolusi, yang akan mewujudkan efisiensi modal ekstrem dengan perdagangan 24/7. Laporan secara khusus menyebut blockchain seperti Ethereum, Solana, Avalanche, dan Canton Network sebagai pemenang terbesar dalam transformasi dari DeFi menuju penerbitan asli keuangan tradisional.

(Pengingat sebelumnya: Standard Chartered optimistis Aave akan melonjak ke 3.500 dolar AS pada 2030! Memprediksi ledakan RWA akan mendorong kenaikan 50 kali lipat)

(Latar belakang: Standard Chartered mempromosikan Uniswap: $UNI melonjak ke 100 dolar AS pada 2030! Optimistis tokenisasi RWA akan memicu kenaikan 40 kali lipat)

Daftar Isi

Toggle

  • Fase 1: 'Wrapper' Pihak Ketiga Mendominasi Pasar DeFi
  • Fase 2: Pilot 'Entitlement' yang Dipimpin DTCC
  • Fase 3: Penerbitan Asli Perusahaan, Ledakan Potensi Jangka Panjang

Seiring tokenisasi aset dunia nyata (RWA) menjadi narasi inti siklus kripto saat ini, raksasa keuangan tradisional (TradFi) mempercepat pemindahan landasan pasar modal — saham — ke blockchain.

Pada 9 Juli 2026 waktu Taiwan, Zach Pandl, kepala riset Grayscale, merilis laporan terbaru seri The Stack, yang membahas jalur evolusi 'saham tokenisasi' di masa depan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa tokenisasi saham tidak hanya memberikan likuiditas perdagangan 24/7 bagi investor, tetapi perubahan teknologi infrastruktur dasarnya juga akan menentukan arah nilai pasar keuangan senilai puluhan triliun dolar AS di masa depan. Grayscale membagi evolusi ini menjadi tiga fase dan mengidentifikasi infrastruktur pemenang potensial di setiap fase.

Fase 1: 'Wrapper' Pihak Ketiga Mendominasi Pasar DeFi

Saat ini, lebih dari 70% kapitalisasi pasar saham tokenisasi menggunakan model 'wrapper pihak ketiga'. Dalam model ini, penerbit menyimpan saham fisik dalam Special Purpose Vehicle (SPV) dan menerbitkan token yang mewakili klaim atas SPV tersebut di rantai. Meskipun token ini secara hukum tidak mewakili kepemilikan sebenarnya atas perusahaan, token tersebut dapat terintegrasi secara mulus dengan ekosistem DeFi yang ada, sehingga disukai investor ritel. Medan pertempuran utama fase ini terkonsentrasi pada blockchain publik terbuka seperti Ethereum, Solana, dan BNB Chain.

Fase 2: Pilot 'Entitlement' yang Dipimpin DTCC

Gelombang kemajuan besar berikutnya adalah pilot tokenisasi yang akan diluncurkan oleh Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC). Model 'Entitlement' ini tidak menciptakan sekuritas baru, melainkan memperkenalkan sekuritas yang sudah ada ke blockchain melalui infrastruktur pasca-perdagangan yang diatur secara ketat. Ini berarti aset dalam sistem keuangan tradisional untuk pertama kalinya akan mencapai interoperabilitas tingkat blockchain. Diketahui, Canton Network yang dirancang khusus untuk lembaga keuangan akan menjadi jaringan blockchain pilihan untuk pilot DTCC.

Fase 3: Penerbitan Asli Perusahaan, Ledakan Potensi Jangka Panjang

Grayscale berpendapat bahwa bentuk akhir tokenisasi saham adalah model 'Issuer-Sponsored', di mana perusahaan menerbitkan sekuritas secara asli di blockchain. Minggu lalu, platform tokenisasi terkenal Securitize mencetak sejarah dengan menjadi perusahaan publik pertama yang melakukan tokenisasi saham biasa secara bersamaan saat listing di New York Stock Exchange (NYSE). Meskipun model ini memerlukan dukungan kerangka regulasi yang lebih jelas, potensi ledakan jangka panjangnya paling menakjubkan, dan Ethereum, Solana dengan arsitektur terbuka, serta jaringan hibrida seperti Avalanche, diperkirakan akan menjadi infrastruktur terbaik untuk fase ini.

Kesimpulannya, Grayscale menekankan bahwa ketiga model tokenisasi ini akan hidup berdampingan dalam jangka panjang selama beberapa tahun ke depan, masing-masing memenuhi kebutuhan audiens dan kepatuhan yang berbeda. Seiring dana mengalir dari protokol DeFi ritel ke pusat kliring Wall Street seperti DTCC, gelombang tokenisasi yang tak terhindarkan ini diperkirakan akan memberikan dukungan fundamental dan peluang penangkapan nilai yang besar bagi Ethereum, Solana, BNB Chain, Avalanche, dan Canton Network.

RWA1,62%
ETH1,25%
SOL1,73%
AVAX4,95%
CC4,96%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan