#USRevokesIranOilWaiver



🚨 Breaking: AS Cabut Pembebasan Sanksi Minyak Iran di Tengah Eskalasi Teluk

Departemen Keuangan AS telah mencabut pembebasan sanksi minyak Iran setelah serangan IRGC terhadap tiga kapal tanker di Selat Hormuz, menggantinya dengan periode penghentian 10 hari yang berakhir pada 17 Juli 2026.

🔹 Respons Segera: Pasukan AS menyerang lebih dari 80 target Iran, termasuk situs radar dan kapal IRGC.
🔹 Guncangan Energi: Minyak mentah Brent melonjak 3,3% menjadi 76,6 dolar AS/barel, WTI naik menjadi 72,2 dolar AS/barel.
🔹 Dampak Regional: Arab Saudi dan Qatar mengecam serangan tersebut, sementara Iran menuduh Washington melanggar nota kesepahaman gencatan senjata.
🔹 Dampak Global: India dan importir besar lainnya menghadapi kenaikan biaya seiring mengencangnya rantai pasokan.

Mengapa ini penting: Selat Hormuz membawa sekitar 20% perdagangan minyak global. Gangguan apa pun berisiko menyebabkan harga energi lebih tinggi, keterlambatan pengiriman, dan ketidakstabilan yang lebih luas di Timur Tengah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan