Tarif VLCC naik turun seperti roller coaster, tetapi "jangkar" yang menentukan arah industri tidak goyah.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

一、Apa yang Terjadi? — Dari "Ekspektasi Gencatan Senjata" hingga "Kembalinya Pelayaran", Pasar Pengiriman Minyak Mengalami Fluktuasi Ekstrem

Baru-baru ini, narasi utama pasar pengiriman minyak global telah mengalami tiga tahap, dari "meningkatnya ekspektasi gencatan senjata" hingga "realisasi penandatanganan perjanjian", dan kemudian "kembalinya pelayaran yang berfluktuasi dan runtuhnya tarif pengiriman". Dalam waktu hanya tujuh minggu, sentimen pasar telah menyelesaikan siklus penuh dari optimisme ekstrem hingga penurunan panik.

Tahap pertama (awal Mei hingga pertengahan Juni): Ekspektasi gencatan senjata terus meningkat, pusat tarif pengiriman stabil dengan kenaikan ringan. Selama bulan Mei, meskipun Selat Hormuz masih dalam keadaan blokade de facto, dengan semakin banyaknya sinyal negosiasi yang dirilis oleh kedua belah pihak AS dan Iran, pasar mulai memperdagangkan logika "kembali berlayar + penimbunan stok" di muka. TCE VLCC di rute Atlantik tetap pada 90.000-100.000 dolar AS per hari, sementara rute Afrika Barat-Tiongkok (TD15) berosilasi di sekitar 100.000 dolar AS per hari. Karakteristik inti periode ini adalah: meskipun tarif pengiriman telah turun dari level tertinggi ekstrem di awal perang, mereka masih jauh di atas rata-rata historis, dan pasar sedang bertransisi dari "premi kepanikan" ke "penilaian ulang rasional".

Tahap kedua (15 Juni hingga 22 Juni): Perjanjian ditandatangani, tarif pengiriman seketika mencapai puncak. Pada 15 Juni, nota kesepahaman gencatan senjata antara AS dan Iran tercapai; pada 17 Juni, kedua belah pihak secara resmi menandatangani nota kesepahaman. AS berjanji untuk segera mulai mencabut blokade maritim terhadap Iran dan akan mencabutnya sepenuhnya dalam 30 hari, sementara Iran berjanji bahwa pelayaran kapal dagang akan segera dimulai. Pada 22 Juni, Departemen Keuangan AS (OFAC) merilis Lisensi Umum X untuk sanksi Iran, yang untuk sementara membebaskan transaksi terkait produksi, penjualan, transportasi, dan asuransi minyak mentah dan produk Iran, dengan masa berlaku hingga 21 Agustus. Setelah berita dirilis, tarif pengiriman VLCC meledak seketika—penawaran untuk rute Timur Tengah sempat melonjak ke WS 650-750, setara dengan tarif pengiriman 700.000-820.000 dolar AS per hari, sekitar tiga kali lipat dari sebelum konflik. Hingga 22 Juni, TCE untuk TD3C (Timur Tengah-Tiongkok) mencapai 512.000 dolar AS per hari, naik 574% year-on-year; TD15 (Afrika Barat-Tiongkok) mencapai 189.000 dolar AS per hari, naik 203% year-on-year; TD22 (Teluk AS-Tiongkok) mencapai 155.000 dolar AS per hari, naik 258% year-on-year. Pada periode yang sama, volume pelayaran di selat juga meningkat dari rata-rata kurang dari 1 kapal per hari sebelum perjanjian menjadi 7 kapal pada 22 Juni (rata-rata sebelum perang sekitar 19 kapal per hari).

Tahap ketiga (23 Juni hingga 30 Juni): Kembalinya pelayaran yang berfluktuasi, tarif pengiriman "runtuh drastis". Namun, secercah perdamaian segera memudar. Pada 23 Juni, IMO memulai evakuasi massal awak kapal; pada 25 Juni, sebuah kapal kontainer diserang di sisi Oman; pada 26 Juni, Iran kembali menyerang kapal di selat, sehingga stabilitas kerangka perjanjian dipertanyakan. Kedua belah pihak AS dan Iran saling menuduh melanggar gencatan senjata sementara, dan situasi kembali memasuki kondisi risiko tinggi. Tarif pengiriman pun berbalik tajam—TD3C turun cepat dari puncak 512.000 dolar AS per hari. Hingga pekan 26 Juni, rute Timur Tengah-Tiongkok dilaporkan pada 288.000 dolar AS per hari, turun 27% week-on-week. Lebih dramatis lagi, pada 26 Juni, Baltic Exchange menilai sewa harian TD3C pada 328.000 dolar AS, turun drastis 107.000 dolar AS dari hari sebelumnya, atau sekitar seperempat. Sementara harga transaksi aktual lebih rendah—pedagang Mercuria menyewa VLCC milik Onassis dengan harga hanya 202.000 dolar AS per hari. Pasar modal bereaksi serentak: pada 26 Juni, China Merchants Energy Shipping menyentuh batas bawah (limit down), COSCO Shipping Energy turun 9,09%, dan Nanjing Tanker turun 8,57%.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan