Tentang Bitcoin, sebuah kebenaran yang agak kejam



· Uang nyata: emas dan perak, konsensus ribuan tahun.
· Uang palsu: mata uang fiat, "kertas sampah" yang ditopang oleh kredit pemerintah.
· Uang rakyat: bukan milik bank sentral mana pun, aturan tetap, kekayaan milik rakyat.

Bitcoin pada awalnya diharapkan menjadi "uang rakyat." Namun kenyataannya—ia semakin mirip "chip kasino digital."

Berikut beberapa fakta menyakitkan:

1. Sebagian besar BTC terkonsentrasi di tangan bursa, penambang, dan paus besar, kekuasaan tidak terdesentralisasi, pada dasarnya tidak ada bedanya dengan sistem fiat.
2. Semua orang hanya melihat "berapa dolar, berapa rupiah," bukan menggunakannya untuk membeli barang atau membayar gaji.
3. Dalam alam bawah sadar kolektif, memaksimalkan keuntungan dalam fiat adalah yang utama—ini sendiri membuktikan bahwa ia belum keluar dari kerangka lama.

Jadi sekarang, bitcoin:
Secara moneter, ia sudah mati. Secara spekulatif, ia semakin sukses.

Paradoks "sifat kerakyatan" adalah: semakin sukses bitcoin, semakin menyimpang dari tujuan awalnya.

"Uang rakyat" yang sesungguhnya, tanpa otoritas pusat, aturan tetap, tidak bisa dicetak seenaknya, namun tetap mampu menjalankan fungsi penyesuaian ekonomi modern. Inilah pertarungan fundamental antara Rule-based Money dan Discretionary Money.

Jika hari itu benar-benar tiba, logika kekayaan, logika utang, logika kekuasaan, semuanya harus ditulis ulang.

Tapi setidaknya sekarang, bitcoin tetaplah chip paling terang di kasino besar.

$BTC
BTC-0,20%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan