Jangan takut dengan aksi jual besar-besaran saham chip! Goldman Sachs bicara tentang indeks Kospi Korea yang diproyeksikan mencapai 12.000 poin, mengungkap 3 faktor positif.

Apakah pembersihan besar saham chip hanya istirahat paruh waktu? Menurut laporan media asing hari ini (6), meskipun pasar saham Korea baru-baru ini panik karena gejolak tajam di sektor semikonduktor, bank investasi Wall Street Goldman Sachs tetap mengeluarkan laporan untuk mendukung kuat. Goldman Sachs percaya bahwa momentum fundamental pasar saham Korea masih kuat, dan dana akan mulai beralih ke saham industri seperti energi, material, dll., memprediksi bahwa indeks Kospi dalam satu tahun ke depan berpotensi mencapai 12.000 poin, dengan potensi kenaikan lebih dari 20%.
(Latar belakang: Short seller besar Michael Burry menambah posisi short pada Nvidia dan Tesla: Chip Korea adalah 'Awal dari Akhir AI')
(Tambahan latar belakang: Semua orang menjadi penjudi? ETF leverage Korea melonjak 800%, SK Hynix 'Bull 2x' ukurannya mengalahkan Nvidia dan Tesla)

Pada paruh pertama 2026, pasar saham Korea tidak diragukan lagi adalah bintang paling cemerlang di seluruh Asia. Dengan dorongan kuat dari dua raksasa chip memori AI – Samsung Electronics dan SK Hynix, Indeks Harga Saham Gabungan Korea (Kospi) hampir berlipat ganda pada paruh pertama.

Namun, pesta ini baru-baru ini menghadapi turbulensi. Terkena dampak fluktuasi tajam saham chip, pasar saham Korea bahkan sempat memicu mekanisme circuit breaker, hari ini (6) indeks Kospi juga dibuka tinggi lalu turun, ditutup turun 0,5%, memicu kekhawatiran kuat pasar tentang 'kenaikan terlalu terkonsentrasi pada satu sektor'. Namun, bank investasi top Wall Street Goldman Sachs tetap penuh keyakinan, dan dalam laporan terbaru yang dirilis mempertahankan sikap 'sangat bullish'.

Goldman Sachs mengemukakan tiga alasan pendukung: Kenaikan belum berakhir

Goldman Sachs mengakui dalam laporan bahwa ketergantungan pasar yang tinggi pada dua saham chip besar memang merupakan risiko, tetapi ini tidak berarti pasar bull akan segera berakhir. Goldman Sachs menetapkan target indeks Kospi 12 bulan ke depan pada 12.000 poin, yang berarti dari level saat ini, pasar saham Korea masih memiliki potensi kenaikan lebih dari 20%. Ada tiga alasan inti yang mendukung prediksi optimis ini:

| Alasan Bullish | | --- | Analisis Pandangan Goldman Sachs dan Data | | --- | --- | | 1. Rotasi dana, kenaikan menyebar | Momentum laba semester kedua akan beralih dari chip AI murni ke penerima manfaat yang lebih luas. Saat ini telah diamati bahwa investor asing mulai mengalokasikan dana ke sektor tradisional seperti energi, material, dan industri yang valuasinya relatif wajar. | | 2. Ekspektasi laba perusahaan kuat | Diperkirakan laba keseluruhan perusahaan Korea Selatan pada 2026 akan mencapai pertumbuhan luar biasa 320%, dan pada 2027 akan terus mempertahankan tingkat pertumbuhan 35%. Tidak termasuk dua raksasa, valuasi saham lainnya masih menarik di Asia. | | 3. Posisi investor ritel belum terlalu panas | Meskipun aktivitas ritel meningkat, posisi masih jauh di bawah level overheating historis. Selain itu, pertumbuhan saldo margin lebih banyak berasal dari inflasi kapitalisasi pasar akibat 'kenaikan harga saham', bukan dari pinjaman baru yang berlebihan. |

Modal domestik Korea masih memiliki ruang masuk yang sangat besar

Selain dukungan fundamental, Goldman Sachs juga menyoroti potensi momentum 'pembelian domestik' di pasar saham Korea. Laporan menunjukkan bahwa alokasi aset rumah tangga Korea saat ini masih sangat terkonsentrasi pada real estat, tunai, dan saham luar negeri (terutama saham AS). Ini berarti begitu pemulihan luas pasar domestik terbentuk, alokasi dana investor lokal Korea ke pasar saham domestik masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar.

Kesimpulannya, Goldman Sachs percaya bahwa gelombang berikutnya dari pasar saham Korea akan lebih sehat dan luas, tidak lagi hanya soal chip memori AI. Namun, analis Goldman Sachs juga memperingatkan bahwa dalam konteks variabel ekonomi makro global dan rotasi saham teknologi, jalan menuju 12.000 poin mungkin merupakan perjalanan yang 'bergelombang (bumpy path)', investor harus mengenakan sabuk pengaman dan merespons secara fleksibel terhadap volatilitas jangka pendek pasar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan