Berita besar dari Selat Hormuz: AS mengawal 70 kapal dalam 3 hari, volume lalu lintas selat jauh lebih rendah dari sebelum konflik! Industri: premi asuransi masih 20 kali lipat dari level normal.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Kantor Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengumumkan pada tanggal 5 bahwa dalam 72 jam dari 2 Juli hingga 4 Juli, total 70 kapal dagang yang dikawal oleh Amerika Serikat melewati Selat Hormuz, jauh lebih rendah dari rata-rata harian 138 kapal sebelum konflik.

Berdasarkan data dari beberapa lembaga pemantau pelayaran, pelayaran komersial di Selat Hormuz saat ini sedang pulih secara bertahap, tetapi kapasitas transportasi, efisiensi pelayaran, dan kepercayaan pasar belum kembali ke tingkat sebelum konflik.

Analis berpendapat bahwa risiko tinggi pelayaran, kenaikan biaya asuransi, dan perbedaan pendapat antara pihak-pihak mengenai aturan pelayaran membuat normalisasi lalu lintas selat masih menghadapi banyak tantangan.

Setelah pengaturan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran tercapai, transportasi minyak di Selat Hormuz secara bertahap pulih. Negara-negara penghasil minyak di Teluk seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab mulai meningkatkan ekspor, sehingga pasokan pasar membaik. Namun, para pelaku industri menunjukkan bahwa meskipun selat telah "terbuka secara teknis", banyak kapal masih harus melewati jalur yang ditentukan dan pengaturan keselamatan, biaya asuransi masih tinggi, menyebabkan beberapa perusahaan pelayaran bersikap hati-hati, dan kecepatan pemulihan pelayaran jelas lebih lambat dari yang diharapkan.

Analis industri mengatakan bahwa setelah gencatan senjata sementara, biaya asuransi terkait perang telah turun dari puncak 5% hingga 10% dari nilai kapal menjadi sekitar 2%, tetapi dalam tahun normal, asuransi semacam itu kurang dari 0,1% dari nilai kapal. Artinya, tingkat saat ini masih 20 kali lipat dari premi normal.

Selain risiko keamanan, aturan pelayaran di Selat Hormuz juga menjadi fokus perhatian semua pihak:

Di satu sisi, Iran baru-baru ini beberapa kali menyatakan akan menerapkan persyaratan baru untuk mengelola pelayaran selat dan mungkin mengenakan biaya terkait;

Di sisi lain, industri pelayaran internasional sebelumnya menganggap Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran internasional dan tidak boleh ditambahkan persyaratan baru.

Saat ini, AS dan Iran masih melanjutkan negosiasi, tetapi masih ada perbedaan pendapat yang jelas mengenai cara pengelolaan Selat Hormuz, pengaturan pelayaran selanjutnya, dan masalah lainnya.

Ke depannya, tingkat pemulihan transportasi selat akan terus dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti situasi keamanan regional, preferensi risiko perusahaan pelayaran, dan kemajuan negosiasi antara AS dan Iran.

Sumber artikel: Harian Ekonomi Nasional

Peringatan Risiko dan Ketentuan Pengabaian Tanggung Jawab

        Pasar memiliki risiko, investasi harus hati-hati. Artikel ini bukan merupakan saran investasi pribadi, dan juga tidak mempertimbangkan tujuan investasi khusus, situasi keuangan, atau kebutuhan pengguna individu. Pengguna harus mempertimbangkan apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan situasi spesifik mereka. Investasi berdasarkan ini, risiko ditanggung sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan