Saya juga pernah bermimpi menunggang kuda dan membawa pedang menjelajahi dunia, namun di tengah jalan, saya bertemu seseorang. Dia berkata akan menyerahkan seumur hidupnya kepada saya, maka saya pun terbawa semangat, menggadaikan pedang, menjual kuda, dan sejak saat itu fokus pada urusan dapur, garam, minyak, dan cuka. Namun ketika saya menoleh ke belakang, orang itu sudah lenyap. Lalu saya ingin menebus pedang, membeli kuda lagi, dan melanjutkan perjalanan yang belum selesai dulu. Siapa sangka pedang sudah berkarat, kuda sudah tua, yang paling parah adalah saya tidak bisa mengangkat pedang maupun menaiki kuda. Sekarang baru sadar, bunga bisa mekar kembali, tapi manusia tidak bisa kembali muda. Saya bukan lagi pemuda yang dulu pertama kali menarik busur, tidak takut usia maupun angin. Kini angin timur telah mematahkan semangat muda, sejak itu tidak ada lagi hati yang polos. Boleh dikatakan, setengah hidup penuh badai, setengah hidup dingin, setengah hidup mengembara, setengah hidup sulit, setengah hidup penuh puisi dan penyesalan, setengah hidup telah berlalu tanpa masa muda!

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan