Baru-baru ini saya sering melihat AI Agent untuk trading otomatis yang katanya hebat banget, pas diklik masuk, limit otorisasi penuh, kunci privat dikasih ke pihak ketiga... Ini bedanya apa dengan nempel PIN kartu bank di dahi?



Intinya, yang paling memalukan dari on-chain Agent sekarang adalah: kontrak pintar bisa dibaca, tapi nggak bisa baca "kontrak ini apakah versi phising yang baru dideploy semalam"; bisa eksekusi transaksi, tapi setelah eksekusi selesai sadar kena sandwich pun nggak bakal nangis.

Saya pernah lihat demo paling gila, Agent mendeteksi "peluang keuntungan tinggi" langsung all-in, ternyata itu adalah token rug pull—bahkan revert pun nggak diperhatikan, yang penting gas habis tugas selesai.

Jadi sikap saya sederhana: AI boleh jadi tangan, tapi mata dan pikiran tetap harus manusia. Otorisasi kasih seperlunya, kunci privat dibagi sekecil mungkin, operasi kritis tambah konfirmasi kedua... ribet sih ribet, tapi lebih baik daripada harus telepon polisi jam tiga pagi.

Pokoknya sekarang ini narasinya, yang promosi sepuluh kali lebih banyak dari yang peduli keamanan. Sampai sini dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan