RUU CLARITY Mendapat Dukungan dari Organisasi Nasional Eksekutif Penegak Hukum Kulit Hitam

  • The National Organization of Black Law Enforcement Executives mengirimkan surat kepada Senat, yang menyatakan dukungannya terhadap CLARITY Act.
  • Kelompok ini percaya bahwa RUU tersebut memperkuat kemampuan penegakan hukum tanpa mengubah jalur yang sudah ada untuk keselamatan publik.

Anggota National Organization of Black Law Enforcement Executives (NOBLE), sebuah asosiasi profesional nirlaba dari para eksekutif Afrika-Amerika di lembaga penegakan hukum federal, negara bagian, county, dan kota, baru saja menyatakan dukungan mereka terhadap Digital Asset Market CLARITY Act. Posisi kelompok ini sangat kontras dengan kritik yang dilontarkan oleh beberapa organisasi penegakan hukum lainnya terhadap RUU tersebut.

Dukungan National Organization of Black Law Enforcement Executives terhadap CLARITY Act

Dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada Pemimpin Mayoritas Senat John Thune dan Pemimpin Minoritas Senat Charles Schumer, NOBLE memuji upaya bipartisan mereka untuk memastikan keselamatan publik sambil memberikan peluang yang dihadirkan oleh teknologi yang sedang berkembang. Bagi kelompok ini, aset digital telah "menjadi komponen yang semakin penting dalam ekosistem teknologi dan keuangan Amerika." Oleh karena itu, lembaga penegakan hukum harus dibekali dengan kerangka hukum, investigasi, dan regulasi yang diperlukan yang memungkinkan mereka menjalankan tugas secara efektif.

NOBLE mengakui kekhawatiran kelompok penegakan hukum lain tentang beberapa ketentuan CLARITY Act. Namun, kelompok ini menyoroti bahwa perbedaan pendapat seputar undang-undang tersebut mencerminkan kompleksitas pengaturan teknologi yang berkembang pesat sambil memastikan keselamatan publik.

IKLANSetelah ditinjau, organisasi tersebut menemukan bahwa ketentuan CLARITY Act "memberikan kemampuan baru yang berarti bagi penegakan hukum." Lebih dari itu, RUU ini mempertahankan kemampuan penegakan pidana yang sudah ada.

NOBLE menunjukkan bahwa CLARITY Act memperluas pengawasan regulasi dan kewajiban para partisipan pasar aset digital. RUU ini juga mempertajam gigi otoritas penegakan hukum dalam penyitaan aset dan dalam menghentikan keuangan ilegal.

Berlawanan dengan kelompok lain yang menentang CLARITY Act, NOBLE menekankan bahwa undang-undang tersebut tidak mengubah otoritas federal yang sudah lama ada yang diandalkan oleh penyidik dan jaksa.

IKLAN## Apa yang Dikatakan Kelompok Penegakan Hukum Lain

Kelompok penegakan hukum utama, termasuk National Sheriffs' Association, National District Attorneys Association, dan International Association of Chiefs of Police, sebelumnya telah memberi tahu Kongres tentang penolakan mereka terhadap beberapa ketentuan utama CLARITY Act. Titik perdebatan utama mereka berpusat pada ketentuan safe harbor-nya untuk pengembang perangkat lunak sumber terbuka di keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Menggemakan kekhawatiran Gereja Katolik, para kritikus berpendapat bahwa pengecualian tersebut akan melindungi pengembang DeFi dari tanggung jawab dan pengawasan regulasi. Kelompok penegakan hukum yang menentang menambahkan bahwa celah tersebut akan membuka pengecualian bagi beberapa entitas dari persyaratan kepatuhan standar dan menghambat investigasi.

Meskipun ada upaya komunikasi yang berkelanjutan oleh pemerintahan Trump, kelompok tersebut tetap tidak yakin bahwa CLARITY Act menyediakan perlindungan yang memadai bagi keselamatan publik.

IKLAN

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan