Apple meningkatkan target persediaan iPhone layar lipat menjadi 10 juta unit, naik 30% dari ekspektasi sebelumnya.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Apple mempercepat pengembangan kategori layar lipat sebagai titik pertumbuhan baru di pasar premium.

Pada 2 Juli, menurut Nikkei Asia yang mengutip sumber yang mengetahui, Apple telah menaikkan target persiapan produksi iPhone lipat pertamanya tahun ini menjadi sekitar 10 juta unit, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sebanyak 7 hingga 8 juta unit.

Pada saat yang sama, perusahaan telah mengamankan komponen yang diperlukan untuk sekitar 80 juta iPhone baru dari rantai pasokan, dan meminta pemasok untuk menyisihkan beberapa komponen umum untuk seri iPhone 18 tahun depan, untuk mengatasi kelangkaan chip memori global dan komponen elektronik yang terus berlanjut.

Laporan tersebut mengutip sumber yang mengatakan bahwa Apple berharap memanfaatkan keunggulan tawar-menawarnya dalam rantai pasokan untuk memperluas pangsa pasar di tengah kelangkaan memori yang meluas di industri, dan semakin melebarkan jarak dengan vendor Android.

Persiapan stok layar lipat meningkat tajam, Apple memperkuat lini produk premium

Menurut laporan, Apple telah memberi tahu pemasok untuk meningkatkan skala persiapan produksi iPhone lipat pertamanya menjadi sekitar 10 juta unit. Pada saat yang sama, Apple telah mengamankan komponen untuk sekitar 80 juta smartphone untuk model baru yang akan dirilis pada paruh kedua tahun 2026, termasuk: iPhone Pro, iPhone Pro Max, dan iPhone lipat pertama.

Menurut perencanaan rantai pasokan, total produksi iPhone Apple sepanjang tahun 2026 (termasuk model yang ada dan baru) diperkirakan akan melebihi 220 juta unit.

Namun, sumber rantai pasokan juga mengatakan, produk layar lipat karena menggunakan desain struktur baru, produksi massal yang sesungguhnya mungkin masih harus menunggu hingga akhir tahun ini. Meskipun Apple pada dasarnya telah memecahkan masalah teknik engsel lipat, dan diharapkan dapat memulai pengiriman batch kecil setelah rilis musim gugur, tingkat hasil produksi masih perlu ditingkatkan lebih lanjut.

Sebelumnya pasar sempat beredar kabar bahwa iPhone lipat pertama Apple sempat menghadapi tantangan teknis karena desain engsel, yang mempengaruhi kemajuan pengembangan proyek, namun kini masalah terkait telah membaik secara signifikan.

Ritme peluncuran produk Apple mengalami penyesuaian terbesar dalam beberapa tahun terakhir

Laporan tersebut menyatakan bahwa perusahaan masih akan fokus pada model premium untuk peluncuran di paruh kedua tahun ini, termasuk Pro, Pro Max, dan iPhone lipat pertama, sementara iPhone standar untuk pertama kalinya ditunda hingga paruh pertama tahun 2027.

Menurut perencanaan saat ini, Apple akan meluncurkan setidaknya dua model baru pada paruh pertama tahun 2027, termasuk: iPhone 18 standar; dan iPhone Air generasi baru. Selain itu, Apple juga berencana memperbarui lini iPhone entry-level, namun waktu peluncuran spesifik belum ditentukan secara final.

Jika rencana berjalan lancar, Apple akan meluncurkan setidaknya lima iPhone baru dalam waktu kurang dari satu tahun, menjadi ritme pembaruan produk paling agresif dalam beberapa tahun terakhir.

Analis berpendapat, Apple berharap dengan peluncuran produk baru yang lebih padat untuk mencakup rentang harga yang berbeda, terus memperkuat keunggulan kompetitif di pasar premium, sambil semakin menggerogoti pangsa pasar pesaing seperti Samsung.

Biaya penyimpanan masih menjadi variabel terbesar

Meskipun Apple memiliki daya tawar rantai pasokan terkuat di industri, kenaikan harga chip memori yang terus berlanjut masih memberikan tekanan pada perusahaan.

Sejak awal tahun ini, Apple telah menaikkan harga MacBook dan iPad secara berturut-turut, dengan harga awal beberapa MacBook premium baru naik ratusan dolar dari generasi sebelumnya. CEO Apple Tim Cook sebelumnya juga secara terbuka mengakui, kelangkaan pasokan chip memori dan kenaikan biaya telah menjadi tantangan penting yang dihadapi perusahaan.

Hingga saat ini, Apple belum menyesuaikan harga seri iPhone 17 yang akan segera dirilis. Namun, beberapa sumber rantai pasokan mengatakan, jika harga memori terus naik, tidak menutup kemungkinan Apple akan menaikkan harga iPhone baru nantinya, dan permintaan pasar akhir juga dapat mendorong Apple untuk menyesuaikan kembali rencana produksi.

Peringatan Risiko dan Klausul Penyangkalan

        Pasar memiliki risiko, investasi harus berhati-hati. Artikel ini bukan merupakan saran investasi pribadi, dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, situasi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna. Pengguna harus mempertimbangkan apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan kondisi spesifik mereka. Investasi berdasarkan ini, tanggung jawab ditanggung sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan