Ekonom: Inflasi Indonesia Mungkin Naik dalam Jangka Pendek

Pada 2 Juli, ekonom Kenanga menyatakan dalam sebuah laporan bahwa mereka memperkirakan inflasi Indonesia akan meningkat dalam jangka pendek. Mereka mencatat bahwa kenaikan biaya pangan dan transportasi, serta pelemahan rupiah Indonesia yang berkelanjutan, dapat menjaga tekanan harga tetap tinggi, meskipun inflasi diperkirakan akan tetap dalam kisaran target Bank Indonesia sebesar 1,5%-3,5%. Kenanga mempertahankan perkiraan inflasi Indonesia pada 2026 di 3,1%, naik dari 1,9% pada 2025, tetapi percaya bahwa jika nilai tukar terus tertekan, risikonya akan condong ke sisi atas. Lembaga tersebut menambahkan bahwa mereka memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan sikap kebijakan defensif, yang berpotensi menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin lagi untuk mendukung rupiah dan menahan inflasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan