Menurunkan inflasi bergantung pada Biro Statistik? AS mengubah metode perhitungan PCE, inflasi inti bulan Mei diperkirakan akan turun 13 basis poin.

Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan AS (BEA) berencana menyesuaikan metode perhitungan biaya manajemen portofolio dalam indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) pada bulan September, yang secara teknis akan menekan angka inflasi PCE inti sekaligus merevisi naik indikator pengeluaran konsumsi pribadi riil dan produktivitas.

Menurut perhitungan Bloomberg Economics, jika dihitung dengan metode baru, kenaikan tahunan PCE inti pada bulan Mei akan turun 13 basis poin. Setelah penyesuaian statistik lebih lanjut oleh BEA selesai, angka inflasi PCE inti seharusnya tidak terlalu tinggi secara signifikan seperti saat ini.

Penyesuaian ini juga akan merevisi naik pengeluaran konsumsi pribadi riil. Menurut perhitungan, penurunan tahunan pengeluaran riil pada bulan Mei adalah 1,6%, tetapi setelah dihitung dengan metode baru akan berubah menjadi pertumbuhan 4,8%. Perubahan ini diperkirakan akan memberikan dorongan 2 basis poin pada pertumbuhan PDB tahun 2025, dan dorongan 9 basis poin pada tingkat tahunan PDB kuartal pertama tahun 2026.

Bagi pasar, penyesuaian ini berarti bahwa kesenjangan abnormal yang sudah lama ada antara indikator inflasi yang disukai Federal Reserve dan indeks harga konsumen (CPI) diharapkan dapat menyempit, menyediakan titik referensi baru untuk evaluasi kebijakan, sementara data pertumbuhan ekonomi juga akan direvisi secara bersamaan.

Menyesuaikan metode perhitungan biaya manajemen portofolio, merevisi turun PCE inti

BEA mengumumkan bahwa mulai September akan menggunakan "metode ekstrapolasi kuantitas industri manajemen portofolio dan konsultasi investasi berdasarkan statistik pekerjaan saat ini (CES)" dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS, menggantikan metode deflasi Indeks Harga Produsen (PPI) untuk layanan manajemen portofolio dan konsultasi investasi dari Biro Statistik Tenaga Kerja yang sebelumnya digunakan. Koreksi ini akan mencakup data historis sejak tahun 2021.

Metode baru akan menggunakan total jam kerja—yaitu jumlah pekerja dikalikan rata-rata jam kerja—sebagai indikator baru untuk mengukur pengeluaran riil, dan kemudian menggabungkannya dengan data pengeluaran nominal untuk menghitung indeks harga PCE.

Biaya manajemen portofolio pada bulan Mei naik 21,6% tahun-ke-tahun, memberikan kontribusi 37 basis poin pada PCE inti. Setelah disesuaikan dengan metode perhitungan baru, kenaikan tahunan biaya ini akan turun menjadi 14,3%, dan kontribusinya terhadap PCE inti akan menyempit menjadi 24 basis poin.

Dalam beberapa bulan terakhir, biaya manajemen portofolio meningkat tajam, menjadi salah satu alasan utama munculnya kesenjangan yang sangat besar antara inflasi PCE inti dan inflasi CPI inti. Sebagai indikator inflasi inti yang dipantau Federal Reserve, inflasi PCE inti terus lebih tinggi dari inflasi CPI inti.

Peringatan Risiko dan Klausul Penafian

        Pasar mengandung risiko, investasi harus hati-hati. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi, dan juga tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus masing-masing pengguna. Pengguna harus mempertimbangkan apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan situasi spesifik mereka. Investasi berdasarkan artikel ini, tanggung jawab ada pada diri sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan