Sekretaris Jenderal PBB menyerukan penguatan tata kelola kecerdasan buatan; membentuk grup independen beranggotakan 40 orang. Menurut Sekretaris Jenderal PBB Guterres di Markas Besar PBB New York, kecerdasan buatan membutuhkan kerangka tata kelola global yang lebih kuat, karena semakin cepat perkembangan kecerdasan buatan namun tanpa aturan bersama, semakin kecil pengaruh pemerintah dan masyarakat terhadap hasilnya. PBB baru-baru ini membentuk sebuah grup ilmiah kecerdasan buatan internasional independen yang terdiri dari 40 ahli dari seluruh dunia, yang bertujuan membantu menghilangkan kesenjangan pengetahuan dan menilai dampak nyata kecerdasan buatan terhadap ekonomi dan masyarakat.

Lihat Asli
GateNews
Sekretaris Jenderal PBB Menyerukan Tata Kelola AI yang Lebih Kuat; Meluncurkan Panel Independen Beranggotakan 40 Orang
Menurut Sekretaris Jenderal PBB Guterres di markas besar PBB di New York, kecerdasan buatan memerlukan kerangka tata kelola global yang lebih kuat, karena semakin cepat AI berkembang tanpa aturan bersama, semakin kecil pengaruh pemerintah dan masyarakat terhadap hasilnya. PBB baru-baru ini membentuk panel ilmiah internasional independen tentang AI yang terdiri dari 40 pakar dari seluruh dunia, yang dirancang untuk membantu menjembatani kesenjangan pengetahuan dan menilai dampak nyata AI terhadap
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 1
  • 1
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
SudoSage
· 07-01 18:09
Apakah kelompok ahli yang terdiri dari 40 orang dapat mewakili suara global yang beragam? Saya berharap melihat bagaimana kerangka tata kelola yang konkret dapat diimplementasikan, jangan sampai aturan AI menjadi alat tawar-menawar dalam pertarungan negara-negara besar.
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan