Pegawai palsu|Pemuda 19 tahun menyamar sebagai petugas pengawas dalam negeri, panggilan telepon asal-asalan memfitnah membocorkan rahasia negara, lima wanita ketakutan membayar 8,2 juta yuan untuk membuktikan diri tidak bersalah.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Seorang pemuda berusia 19 tahun ditangkap karena diduga menipu dengan menyamar sebagai pejabat. Polisi hari ini (tanggal 1) mengumumkan bahwa pada tanggal 22 bulan lalu mereka menerima laporan dari salah satu korban, yang mengaku menerima panggilan tak dikenal. Penelepon mengaku sebagai petugas penegak hukum dari Tiongkok Daratan dan menuduh korban terlibat dalam kegiatan kriminal di Tiongkok Daratan, memintanya menandatangani perjanjian kerahasiaan dan meminta uang jaminan. Setelah penyelidikan, polisi mengungkap bahwa pria tersebut terkait dengan 4 kasus penipuan "penyamaran pejabat" lainnya, dengan total kerugian mencapai 8,2 juta dolar Hong Kong. ▲ Polisi menyita "kartu identitas kerja" yang terkait dengan kasus ini. (Disediakan oleh polisi)

Penipu Mengaku Sebagai Petugas Khusus Tiongkok Daratan, Meminta Uang Jaminan untuk Membuktikan Tidak Bersalah

Inspektur Senior Feng Daren dari Unit Kejahatan Teknologi dan Kekayaan Distrik Utara New Territories mengatakan, sebelumnya mereka menerima laporan dari seorang wanita tua berusia 65 tahun yang mengatakan bahwa ia menerima telepon yang menuduhnya terlibat dalam kejahatan pidana di Tiongkok Daratan, memintanya menyerahkan uang jaminan untuk membuktikan tidak bersalah, dan menginstruksikannya untuk pergi ke lokasi tertentu untuk mengambil telepon dari "penyidik khusus" dan petunjuk selanjutnya, kemudian diinstruksikan untuk menyerahkan uang kepada seorang "penyidik khusus". Melalui program "Sharp Eye", polisi meninjau sejumlah besar rekaman CCTV dan berhasil mengidentifikasi seorang tersangka pria. Pada tanggal 29 bulan lalu, mereka menangkap seorang pria di Kwun Tong dengan tuduhan "memperoleh properti dengan cara penipuan". Di kediamannya, polisi menyita sebuah kartu identitas "asisten polisi" yang mencantumkan "Petugas Khusus Proyek" dari "Kejaksaan Rakyat Shanghai", serta komputer dan mesin fotokopi yang diduga digunakan untuk membuat "perjanjian kerahasiaan". Selain itu, di unit tersebut juga ditemukan sebuah "dokumen proyek" dengan stempel "Kejaksaan" yang menyatakan bahwa korban telah melakukan kejahatan seperti "membocorkan rahasia negara" dan "memberi tahu". ▲ Polisi menyita dokumen yang disebut "terkait kasus". (Disediakan oleh polisi)

Empat Korban Wanita dalam Kasus yang Sama Tidak Tahu Ditipu, Tidak Melapor

Setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi mengungkap bahwa ada 4 korban wanita yang juga ditipu. Mereka semua sudah pensiun, berusia antara 67 hingga 74 tahun. Karena tidak tahu bahwa mereka ditipu, mereka tidak melapor ke polisi. Salah satu dari mereka bahkan mengikuti penipu ke Tiongkok Daratan untuk menarik uang tunai dan menyerahkannya kepada penipu, dan ada juga yang bersiap untuk mentransfer uang lagi. Setelah intervensi polisi, mereka berhasil menggagalkan sekitar 630.000 dolar Hong Kong dari hasil kejahatan. Pemuda yang ditangkap akan didakwa dengan satu tuduhan "konspirasi penipuan", dan kasusnya akan disidangkan di Pengadilan Hakim Fanling besok (tanggal 2) pagi. Polisi kembali menegaskan bahwa petugas penegak hukum, baik lokal maupun dari Tiongkok Daratan, tidak akan pernah meminta warga menandatangani perjanjian kerahasiaan, menyerahkan uang tunai, atau melakukan transfer atau pengiriman uang apa pun. Meskipun penipu berpakaian rapi, berpenampilan profesional, dan menunjukkan dokumen resmi palsu atau kartu identitas, warga tidak boleh mudah percaya dan harus selalu melakukan verifikasi.

Prinsip "Tiga Tidak" untuk Mencegah Penipuan

  • Tidak menjawab panggilan mencurigakan
  • Tidak mudah percaya pada perkataan lawan bicara
  • Tidak mudah mentransfer uang kepada orang asing Jika ada keraguan, hubungi hotline polisi "Anti-Scam Hotline 18222" untuk informasi. Polisi menekankan bahwa "memperoleh properti dengan cara penipuan" adalah kejahatan yang sangat serius, dan jika terbukti bersalah, dapat dihukum penjara maksimal 10 tahun. Warga tidak boleh tergoda oleh keserakahan sesaat atau tergoda oleh orang yang berniat jahat untuk melanggar hukum.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan