Dolar AS naik di atas 162 yen, mencapai level tertinggi dalam hampir 40 tahun. Bank of Japan menaikkan suku bunga menjadi 1% pun tidak mampu menghentikan depresiasi yen—ini bukan hanya peristiwa ekstrem di pasar valuta asing, tetapi juga uji tekanan makro yang sedang dihadapi pasar kripto.


Pelemahan yen yang berkelanjutan berarti aliran modal keluar dari Asia semakin meningkat. Rencana investasi chip Korea Selatan dan perlombaan senjata komputasi AI telah mengalihkan dana dalam jumlah besar, dan kini depresiasi yen semakin meningkatkan daya tarik aset dolar AS, menyebabkan pasar kripto menghadapi hisapan likuiditas yang lebih parah. Bitcoin masih berkutat di level $60.000, ETF mengalami arus keluar bersih berturut-turut, posisi short derivatif padat, namun hambatan makro adalah masalah struktural yang sesungguhnya.
Risikonya adalah: jika yen terus melemah dan memicu intervensi terkoordinasi bank sentral Asia, dalam jangka pendek dapat menyebabkan guncangan likuiditas; jika dibiarkan, perdagangan carry global akan berlanjut, dan aset berisiko seperti kripto akan tertekan. Pengalaman historis menunjukkan bahwa fluktuasi ekstrem yen sering diikuti oleh gejolak pasar. Saat ini sentimen hampir mencapai "puncak rasa sakit", tetapi sinyal dasar belum terkonfirmasi.
$btc #defi #etf #ai #blockchain
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan