Pertahanan Maroko — hanya kebobolan 1 gol dalam tiga pertandingan, lebih stabil dari Brasil



Maroko hanya kebobolan 1 gol dalam tiga pertandingan babak grup, menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di antara 32 tim. Pada pertandingan pertama, mereka menahan imbang Brasil 1-1, hanya kebobolan satu kali karena kemampuan individu Vinícius; pertandingan kedua, mereka menang 2-0 tanpa kebobolan atas Skotlandia; pertandingan terakhir, mereka menang 1-0 tanpa kebobolan atas Haiti.

Sistem pertahanan Maroko sangat matang. Dalam formasi lima bek, dua bek sayap Achraf dan Mazraoui mundur sangat dalam, hampir membentuk garis pertahanan tujuh orang. Dua gelandang bertahan Amrabat dan Ounahi memiliki area jelajah yang luas, mampu memotong jalur umpan ke depan lawan dari lini tengah.

Achraf adalah inti Maroko. Kemampuan bertahannya sangat diremehkan — meskipun terkenal karena serangannya, tingkat keberhasilan duel satu lawan satu Achraf mencapai 78,3%, menempati peringkat keempat di antara semua bek sayap di 32 tim. Menghadapi serangan sayap kiri Belanda (Gakpo atau Malen), pertahanan Achraf akan menentukan apakah sayap kanan Maroko akan ditembus.

Tujuan pertahanan Maroko sangat jelas: biarkan Belanda menguasai bola di area depan, tetapi jangan biarkan mereka mendapatkan peluang tembakan yang nyaman di dalam kotak penalti. Jika Maroko bisa memaksakan pertandingan hingga perpanjangan waktu, kepercayaan diri pertahanan mereka akan semakin kuat.

#广场预测世界杯赢40000U
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan