📉 Mengapa momentum kenaikan lemah?



* Meningkatnya tekanan pasokan: Meskipun situasi AS-Iran berulang, kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan substansial semakin melemah, dan ekspektasi peningkatan produksi dari beberapa negara OPEC+ serta pasokan non-OPEC yang melonjak (seperti minyak serpih AS) membuat pasokan-permintaan menjadi longgar, menekan ruang kenaikan. * Lemahnya ekspektasi permintaan: Perlambatan laju pemulihan ekonomi global (terutama permintaan industri), ditambah efek substitusi energi baru, menekan pusat harga minyak, dan sebagian besar lembaga memperkirakan prospek semester kedua bearish atau bergerak sideways.
* Tekanan teknis: WTI baru-baru ini berjuang di sekitar level $70 per barel. Jika gagal bertahan di level resistensi kunci (misalnya kisaran 72-75), kemungkinan akan kembali turun menguji support.

## 🔍 Dalam kondisi apa harga akan naik?

Kenaikan terutama bergantung pada peristiwa geopolitik mendadak (seperti blokade Selat Hormuz, eskalasi konflik yang tiba-tiba) atau pemulihan permintaan yang melebihi ekspektasi. Tanpa katalis kuat ini, kemungkinan besar harga akan bergerak sideways di level tinggi untuk mencerna kenaikan sebelumnya, bukan kenaikan satu arah yang besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar