Baru-baru ini menemukan sebuah kebenaran sosial yang sangat menusuk hati:


Sekarang orang yang sudah menikah, punya keluarga, benar-benar tidak berani melawan keras dengan yang lajang!

Kemarin di pintu masuk minimarket perumahan, saya menyaksikan langsung sebuah keributan.

Sepasang suami istri membawa anak, setelah belanja langsung memarkir motor listrik di tengah persimpangan jalan.
Jalannya sudah sempit, orang hilir mudik, langsung memblokir setengah jalan.

Seorang tetangga lajang di sebelah tidak bisa lewat, dengan baik hati mengingatkan:
"Tolong geser motornya, menghalangi jalan."

Hanya satu kalimat sopan itu langsung membuat pasangan itu marah.

Wanitanya lebih dulu bertengkar, cerewet mengeluh, bilang si tetangga terlalu banyak urusan dan rewel.
Pria ikut-ikutan, mengandalkan banyak orang, sikapnya sangat arogan, tidak mau mengalah sedikit pun.
Bahkan mengeluarkan ancaman: ya nggak geser, lo mau apa? Nggak terima? Ayo kita selesaikan!

Orang-orang di sekitar mencoba mendamaikan, semua orang sadar,
Mereka berdua satu tim, si tetangga sendirian, kemungkinan besar akan dirugikan dan dimarahi.

Tapi si tetangga tetap tenang, tidak marah sedikit pun, dengan enteng berkata jujur:

"Aku beda dengan kalian.
Aku sendirian, tidak punya keluarga, tidak punya ikatan, setiap hari sangat santai.
Kalian punya orang tua di atas dan anak di bawah, harus menjalani hidup, menjaga nama baik, mencari nafkah dengan tenang.

Kalau benar-benar diperbesar dan digali sampai habis, aku punya banyak waktu untuk menghabiskan waktu dengan kalian.
Kalian yang punya keluarga, berani bertaruh denganku?"

Setelah kata-kata itu jatuh, suasana langsung hening.

Pasangan suami istri yang tadi sombong, wajahnya langsung menghitam, tidak bisa membalas satu kata pun.
Mereka patuh segera memindahkan motor, menunduk membawa anak pergi, sepanjang jalan tidak berani berkata lagi.

Sungguh sangat realistis!

Orang yang punya keluarga, di mana-mana ada kekhawatiran, paling takut mendapat masalah, takut terjadi sesuatu, takut mengganggu kehidupan.
Orang yang tidak punya apa-apa, tidak punya kelemahan, tidak punya belenggu, sama sekali tidak takut.

Bukan karena orang lajang itu semena-mena,
tapi orang yang memiliki ikatan, sejak lahir tidak berani kalah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan