Menteri Pertahanan Israel: telah menginstruksikan tentara Israel untuk bersiap-siap tinggal jangka panjang di "zona aman" di selatan Lebanon.

金色财经报道,6月28日,当地时间27日,以色列国防部长卡茨发表声明称,以色列与黎巴嫩达成的框架协议有望在几十年来首次在以北部边境和黎巴嫩塑造一个全新的、更安全的现实。卡茨表示,以色列将在黎巴嫩“维持现有部署”,将继续控制由以方划定的黎南部“安全区”,包括博福特高地。以色列从黎巴嫩撤军的先决条件是,真主党必须在黎巴嫩全境解除武装。卡茨称,他与以总理内塔尼亚胡已经“指示以色列国防军做好在‘安全区’长期驻留的准备”。卡茨在声明中表示,“伊朗试图通过威胁和对美国施压来迫使以色列从黎巴嫩撤军,但他们失败了。”他称,如果伊朗试图通过袭击以色列来阻止该协议的落实,以色列将予以强力反击。(央视新闻)

Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:

Laporan金色财经, 28 Juni, tanggal 27 waktu setempat, Menteri Pertahanan Israel Katz mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa perjanjian kerangka kerja yang dicapai antara Israel dan Lebanon diharapkan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade membentuk realitas baru yang lebih aman di perbatasan utara Israel dan Lebanon. Katz mengatakan bahwa Israel akan "mempertahankan penempatan yang ada" di Lebanon, dan akan terus mengendalikan "zona aman" di selatan Lebanon yang ditetapkan oleh Israel, termasuk Dataran Tinggi Beaufort. Prasyarat untuk penarikan Israel dari Lebanon adalah Hizbullah harus melucuti senjata di seluruh wilayah Lebanon. Katz mengatakan bahwa dia dan Perdana Menteri Israel Netanyahu telah "memerintahkan Pasukan Pertahanan Israel untuk bersiap menghadapi penempatan jangka panjang di 'zona aman'". Dalam pernyataannya, Katz mengatakan, "Iran berusaha memaksa Israel menarik diri dari Lebanon melalui ancaman dan tekanan pada Amerika Serikat, tetapi mereka gagal." Dia mengatakan bahwa jika Iran mencoba menghalangi implementasi perjanjian ini dengan menyerang Israel, Israel akan melakukan serangan balik yang kuat. (Berita CCTV)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar