#BTCProbes60KKeySupportLevel


CEO Ripple Sebut Strategi Michael Saylor Jadi Beban Baru bagi Pasar Kripto

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mengaku masih optimistis terhadap prospek Bitcoin dalam jangka panjang. Namun, ia menilai strategi pendanaan yang digunakan Michael Saylor melalui penerbitan saham preferen untuk membeli Bitcoin justru telah memberikan dampak negatif terhadap pasar kripto secara keseluruhan.
Dalam wawancara bersama CNBC pada Jumat (27/6), Garlinghouse menyebut pendekatan tersebut lebih banyak mengandalkan rekayasa finansial dibandingkan menciptakan nilai jangka panjang.
"Financial engineering does not drive long-term value. Team Michael Saylor wasn't focused on the right stuff and that has hurt the overall market," ujar Garlinghouse.
Meski mengkritik strategi Saylor, Garlinghouse menegaskan bahwa pandangannya terhadap Bitcoin tidak berubah dan ia tetap bullish terhadap aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Kritik tersebut ditujukan pada model pendanaan yang digunakan Strategy untuk terus mengakumulasi Bitcoin. Selama sekitar satu tahun terakhir, perusahaan menerbitkan saham preferen guna menghimpun dana untuk membeli lebih banyak Bitcoin.
Salah satu instrumen tersebut adalah STRC yang menawarkan dividen tahunan sebesar 11,5% dan dirancang agar diperdagangkan di kisaran US$100 per saham. Namun, Garlinghouse menyoroti harga STRC yang kini diperdagangkan sekitar 25% di bawah nilai tersebut sebagai bukti bahwa strategi tersebut mulai mengalami tekanan.
Pada Kamis, saham STRC bahkan sempat menyentuh level terendah sepanjang sejarah setelah turun hingga sekitar 26% di bawah nilai nominalnya. Di saat yang sama, saham biasa Strategy juga jatuh ke level terendah sejak Februari 2024, sementara harga Bitcoin sempat turun di bawah US$59.000.
Tekanan terhadap model bisnis Strategy juga datang dari laporan CryptoQuant yang menyarankan perusahaan menghentikan sementara pembelian Bitcoin dan memperkuat kembali cadangan kasnya. Menurut CryptoQuant, kemampuan perusahaan untuk membayar dividen STRC telah menyusut drastis, dari sebelumnya memiliki cadangan lebih dari tujuh tahun menjadi hanya sekitar 14 bulan.
Selain itu, ketika harga STRC berada di bawah US$100, kemampuan Strategy untuk menerbitkan saham baru guna mendanai pembelian Bitcoin menjadi terhambat, sehingga perusahaan untuk sementara menghentikan mekanisme tersebut.
Di sisi lain, analis Benchmark-StoneX, Mark Palmer, menilai mesin pendanaan Strategy memang menjadi kurang efisien, tetapi belum dapat dikatakan gagal sepenuhnya. Ia juga menolak anggapan yang menyamakan kondisi STRC dengan aset-aset yang pernah mengalami kehancuran total.
BTC2,31%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
ThisIsTranslateContent:
· 2jam yang lalu
Lakukan riset sendiri 🤓
Lihat AsliBalas0
ThisIsTranslateContent:
· 2jam yang lalu
Ayo lakukan saja 👊
Lihat AsliBalas0
ThisIsTranslateContent:
· 2jam yang lalu
Teguh HODL💎
Lihat AsliBalas0
ThisIsTranslateContent:
· 2jam yang lalu
Masuk di harga terendah 😎
Lihat AsliBalas0
ThisIsTranslateContent:
· 2jam yang lalu
Lakukan saja 👊
Lihat AsliBalas0
HighAmbition
· 3jam yang lalu
makasih untuk update-nya bagus 👍
Lihat AsliBalas0