Poin sentral di sini adalah arus keluar modal dari ETF Bitcoin spot. ETF-ETF ini (seperti yang diluncurkan di Amerika Serikat pada tahun 2024, misalnya iShares Bitcoin Trust (IBIT)) memainkan peran utama saat ini: mereka mewakili pintu masuk institusional. Ketika arus menjadi negatif, itu berarti investor institusional mengurangi eksposur mereka, yang menghilangkan sumber permintaan yang signifikan.


Secara paralel, kenaikan suku bunga Amerika Serikat secara langsung membebani aset berisiko. Ketika suku bunga naik, obligasi menjadi lebih menarik, dan aset seperti Bitcoin — yang sering dianggap sebagai 'risiko tinggi' — mengalami arbitrase yang tidak menguntungkan.
Secara teknis dan psikologis, tetap 'terjebak di bawah level kunci' juga berarti bahwa pasar kekurangan katalis bullish. Selama pembeli tidak mengambil alih kendali (melalui ETF atau spot), pasar cenderung bergerak dalam konsolidasi atau penurunan.
Ringkasnya:
Arus ETF negatif = permintaan institusional menurun
Suku bunga tinggi = lingkungan makro yang tidak menguntungkan
Kurangnya momentum = tekanan teknis yang persisten
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
AirdropSideQuest
· 06-26 20:25
Tekanan makro ditambah dengan hilangnya level teknis, kali ini mungkin harus berjuang untuk sementara waktu, tunggu Fed menjadi dovish atau ETF kembali net inflow, sekarang hanya bertahan.
Lihat AsliBalas0
IceCreamUnderTheNeonLights
· 06-26 20:10
Arus keluar dana ETF memang merupakan sinyal berbahaya, institusi sudah pergi, investor ritel sendirian tidak bisa bertahan.
Lihat AsliBalas0