Trump mengecam Iran karena melanggar perjanjian gencatan senjata, menyebut serangan drone terhadap kapal kargo di Hormuz sebagai "bodoh", dan mengancam akan membalas dengan tarif 100% terhadap pajak layanan digital.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perjanjian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja dicapai menghadapi ujian besar pertamanya.

Pada hari Jumat, 26 (waktu setempat), Presiden AS Trump memposting di media sosial, menuduh Iran melancarkan serangan drone di dekat Selat Hormuz pada hari yang sama, menyebutnya sebagai "pelanggaran bodoh terhadap perjanjian gencatan senjata" (a foolish violation of the ceasefire agreement).

Trump mengatakan, sebuah kapal dagang yang sedang berlayar di dekat Selat Hormuz diserang oleh empat drone pada hari itu, satu di antaranya menghantam lambung kapal, sementara tiga lainnya ditembak jatuh oleh militer AS.

Trump berterima kasih kepada Komando Pusat AS (CENTCOM) dan militer AS yang ditempatkan di Timur Tengah atas tindakan cepat mereka, mengatakan bahwa justru karena intervensi tepat waktu militer AS, konsekuensi yang lebih parah dapat dihindari.

Trump menekankan bahwa AS akan terus menjaga keamanan navigasi Selat Hormuz, jalur transportasi energi paling penting di dunia, dan akan memantau dengan cermat pelaksanaan perjanjian gencatan senjata.

Setelah itu, dalam unggahan media sosial lainnya, Trump mengancam akan memberlakukan "tarif 100%" terhadap barang-barang yang diimpor dari negara mana pun yang mengenakan pajak layanan digital pada perusahaan AS. "Tarif ini akan mengesampingkan perjanjian perdagangan terkait, baik perjanjian tersebut telah dilaksanakan, ditandatangani, atau belum ditandatangani."

Penting untuk dicatat, pesan Trump kali ini tidak mengumumkan aksi militer baru, juga tidak menyatakan bahwa perjanjian gencatan senjata AS-Iran telah batal, melainkan mengklasifikasikan insiden ini sebagai pelanggaran perjanjian oleh Iran.

Media AS berpendapat, hal ini mencerminkan bahwa Gedung Putih saat ini masih berharap untuk mendorong kedua belah pihak terus melaksanakan nota kesepahaman yang telah ditandatangani sebelumnya melalui kombinasi diplomasi dan pencegahan militer.

Dipengaruhi oleh evaluasi berkelanjutan pasar terhadap situasi Timur Tengah, harga minyak internasional berfluktuasi lebih tajam pada hari itu. Namun, sebelum dan sesudah Trump memposting, pasar secara keseluruhan masih lebih fokus pada prospek perjanjian gencatan senjata AS-Iran dan normalisasi pelayaran di Selat Hormuz. Sebelumnya, seiring pernyataan Iran bahwa mereka akan mengelola pelayaran Selat Hormuz berdasarkan nota kesepahaman AS-Iran, harga minyak internasional turun tajam. Pada awal perdagangan saham AS saat mencapai posisi terendah harian, minyak AS turun hampir 4,7% dalam intraday, dan minyak Brent turun hampir 5,2%.

Analis berpendapat, meskipun Trump kali ini mengutuk keras Iran karena melanggar gencatan senjata, ia tidak mengumumkan penghentian kontak diplomatik AS-Iran, juga tidak menyatakan akan keluar dari nota kesepahaman yang baru saja dicapai, melainkan terus meminta Iran memenuhi komitmen perjanjian, menunjukkan bahwa Gedung Putih masih berharap untuk mempertahankan kerangka gencatan senjata yang sulit dicapai saat ini.

Peringatan Risiko dan Klausul Penafian

        Pasar memiliki risiko, investasi harus berhati-hati. Artikel ini bukan merupakan saran investasi pribadi, dan juga tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus dari pengguna tertentu. Pengguna harus mempertimbangkan apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan situasi spesifik mereka. Investasi berdasarkan artikel ini, risiko ditanggung sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar