Pejabat Fed Kashkari berubah sikap menjadi hawkish: Memperkirakan 2026 "tahun ini akan menaikkan suku bunga satu kali"

Menurut laporan berita terkini (Breaking News) dari CNBC, Presiden Federal Reserve Bank Minneapolis, Neel Kashkari, pada hari ini (tanggal 26) memberikan kejutan besar dalam kebijakan moneter. Ia secara terbuka menyatakan telah mengubah pandangannya sebelumnya, dan kini dengan jelas memperkirakan bahwa Federal Reserve (The Fed) pada tahun 2026 akan memerlukan "satu kali kenaikan suku bunga". Pernyataan yang sangat hawkish ini mungkin akan sepenuhnya mengubah ekspektasi penurunan suku bunga Wall Street tahun ini.
(Ringkasan sebelumnya: Dua ekonom senior diangkat sebagai penasihat oleh Ketua Fed baru Warsh, apa yang ada di balik ini?)
(Latar belakang tambahan: Gubernur Fed Waller: Stablecoin membuka "saluran baru dolar AS"! Aset yang ditokenisasi akan memperkuat likuiditas global dan permintaan obligasi AS)

Daftar Isi

Toggle

  • Perubahan Sikap Besar-besaran! Dari Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Menuju "Memulai Kembali Kenaikan Suku Bunga"
  • Sudah Ada Tanda-tanda: Inflasi yang Mengeras dan Risiko Geopolitik
  • Logika Penetapan Harga Wall Street Kemungkinan Akan Ditulis Ulang

Mimpi indah penurunan suku bunga pasar keuangan global kemungkinan akan berakhir secara resmi. Menurut berita terbaru yang dirilis oleh CNBC, Presiden Federal Reserve Bank Minneapolis, Neel Kashkari, yang biasanya memiliki pengaruh kunci di dalam Federal Reserve (The Fed), secara terbuka menyatakan pada tanggal 26 waktu setempat bahwa ia telah mengubah prospek kebijakan moneternya, dan kini memperkirakan bahwa pada tahun 2026 akan diperlukan satu kali kenaikan suku bunga (Rate hike).

Perubahan Sikap Besar-besaran! Dari Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Menuju "Memulai Kembali Kenaikan Suku Bunga"

Pernyataan singkat namun sangat merusak ini benar-benar mengacaukan rencana Wall Street sebelumnya mengenai kebijakan moneter tahun ini. Pernyataan terbaru Kashkari dengan kuat mengisyaratkan bahwa di dalam The Fed, kepercayaan terhadap kemampuan kebijakan saat ini untuk menekan inflasi dengan lancar sedang goyah, dan sikap kebijakan semakin condong ke arah hawkish ekstrem (Hawkish).

Dalam beberapa bulan terakhir, tema utama diskusi di pasar selalu berkisar pada "kapan The Fed akan menurunkan suku bunga" dan "berapa basis poin penurunan suku bunga"; Namun, seiring dengan tembakan pertama yang dilepaskan oleh Kashkari, fokus makroekonomi di masa depan kemungkinan akan berubah secara menyakitkan menjadi "apakah The Fed akan memulai kembali siklus kenaikan suku bunga".

Sudah Ada Tanda-tanda: Inflasi yang Mengeras dan Risiko Geopolitik

Faktanya, "cakar hawk" Kashkari sudah mulai menjulur diam-diam sejak beberapa bulan lalu. Mengingat kembali pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada awal Mei 2026, ia sangat menentang untuk mempertahankan pernyataan kebijakan yang menyebutkan "penyesuaian berikutnya lebih mungkin berupa penurunan suku bunga". Saat itu ia berpendapat bahwa The Fed harus beralih ke sikap yang sepenuhnya netral — yaitu, perubahan kebijakan di masa depan bisa berupa kenaikan atau penurunan suku bunga, sepenuhnya tergantung pada data ekonomi.

Berdasarkan berbagai pernyataan publiknya baru-baru ini, risiko inti yang dikhawatirkan Kashkari terutama meliputi:

  • Angsa Hitam Geopolitik: Jika faktor geopolitik eksternal seperti konflik Timur Tengah menyebabkan guncangan inflasi yang lebih parah, The Fed bahkan mungkin perlu melakukan "beberapa kali kenaikan suku bunga".
  • Rela Mengorbankan Pasar Tenaga Kerja: Ia menekankan bahwa untuk benar-benar mengalahkan monster inflasi, pengorbanan lebih lanjut terhadap pasar tenaga kerja pun tidak masalah.
  • Ketahanan Ekonomi Melampaui Ekspektasi: Kashkari berpendapat bahwa meskipun kebijakan moneter saat ini bersifat restriktif, ekonomi AS masih menunjukkan ketahanan yang kuat, dan inflasi masih belum turun ke target 2%, yang berarti suku bunga netral riil mungkin lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Logika Penetapan Harga Wall Street Kemungkinan Akan Ditulis Ulang

Panduan jelas Kashkari kali ini tentang "satu kenaikan suku bunga yang diharapkan tahun ini" tentu saja memberikan ketidakpastian yang besar bagi aset berisiko global (termasuk pasar saham AS dan pasar mata uang kripto). Terutama di tengah rebound data inflasi PCE AS bulan Mei kemarin, pernyataan Kashkari bagaikan menambah beban di atas salju. Data ketenagakerjaan dan inflasi dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi kunci mutlak yang mengatur aliran modal global dan valuasi aset.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar