Senat AS menyetujui RUU perumahan! Menemukan ketentuan tambahan: melarang Federal Reserve menerbitkan CBDC sebelum tahun 2030

Amerika Serikat meloloskan RUU "Jalan Menuju Perumahan Abad ke-21" yang bertujuan mengatasi kekurangan perumahan, namun memasukkan ketentuan yang melarang Federal Reserve menerbitkan mata uang digital bank sentral (CBDC) sebelum akhir tahun 2030.

RUU Perumahan Bipartisan Disahkan dengan Suara Mayoritas Tinggi

Senat Amerika Serikat pada 22 Juni meloloskan RUU "Jalan Menuju Perumahan Abad ke-21" (21st Century ROAD to Housing Act) dengan 85 suara mendukung dan 5 menolak. RUU ini terutama fokus pada penyelesaian masalah kekurangan pasokan perumahan dan kenaikan harga rumah di AS, mencakup pelonggaran beberapa batasan pembangunan dan pembiayaan, peningkatan pasokan hunian terjangkau, serta pembatasan pembelian massal rumah oleh lembaga besar.

Karena RUU ini mendapatkan dukungan luas dari Partai Demokrat dan Republik, dianggap sebagai salah satu reformasi perumahan terbesar di AS dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dalam ratusan halaman isi RUU tersebut, secara tak terduga ditemukan ketentuan terkait cryptocurrency yang kurang relevan dengan isu perumahan. Ketentuan tersebut secara tegas melarang Federal Reserve menerbitkan CBDC sebelum akhir tahun 2030, yang dikenal sebagai "dolar digital". Karena ketentuan ini dimasukkan dalam RUU perumahan yang sedang dibahas, bukan melalui undang-undang terpisah, hal ini langsung menarik perhatian pasar dan industri kripto.

Sumber gambar: Komite Perbankan Senat Bagian yang Melarang Pembuatan CBDC oleh Federal Reserve

Larangan CBDC Berlanjut Hingga 2030

Menurut pasal dalam RUU tersebut, Federal Reserve tidak diperbolehkan langsung menerbitkan CBDC kepada masyarakat, maupun melalui bank komersial atau lembaga keuangan lain sebagai perantara dalam mendorong rencana dolar digital. Dengan kata lain, baik CBDC ritel maupun yang diterbitkan secara tidak langsung melalui sistem keuangan akan dibatasi.

Ketentuan tersebut menyatakan larangan ini berlaku hingga 31 Desember 2030, yang berarti selama sekitar 4 setengah tahun ke depan, Federal Reserve tidak dapat melanjutkan rencana penerbitan CBDC resmi. Jika ingin melanjutkan pengembangan dolar digital sebelum larangan berakhir, Kongres harus mengesahkan undang-undang baru.

Dalam beberapa tahun terakhir, sikap AS terhadap CBDC semakin konservatif. Beberapa anggota Partai Republik berpendapat bahwa CBDC dapat memperluas kemampuan pengawasan pemerintah terhadap transaksi keuangan, yang berpotensi mengancam privasi dan kebebasan finansial individu. Industri kripto juga sering menyuarakan keberatan, khawatir bahwa uang digital yang dikendalikan pemerintah akan membatasi pengembangan stablecoin dan keuangan terdesentralisasi.

Posisi Pemerintah Trump Menolak Dolar Digital Semakin Tegas

Larangan CBDC ini dimasukkan ke dalam RUU perumahan bipartisan, mencerminkan perubahan suasana politik di Washington. Sejak Trump kembali ke Gedung Putih, pemerintah sering secara terbuka menentang CBDC dan lebih mendukung pengembangan stablecoin berbasis dolar yang diterbitkan oleh swasta sebagai inovasi keuangan digital utama.

Faktanya, kecepatan regulasi terhadap stablecoin di AS dalam beberapa tahun terakhir jauh lebih cepat dibandingkan diskusi tentang CBDC. Termasuk di dalamnya adalah kemajuan berbagai RUU seperti "RUU GENIUS" yang mengatur stablecoin, sementara rencana dolar digital belum menunjukkan kemajuan nyata. Ketentuan terkait dalam RUU perumahan ini juga dipandang sebagai langkah penting dalam menginstitusionalisasi posisi Kongres yang menentang CBDC.

Perlu dicatat bahwa dukungan terhadap RUU ini tidak hanya berasal dari Partai Republik. Ketua Komite Perbankan Senat, Tim Scott, dan senator Demokrat terkemuka Elizabeth Warren, keduanya mendukung keseluruhan RUU tersebut. Meski sering berbeda pendapat mengenai regulasi kripto, mereka tetap bekerja sama dalam proses legislasi reformasi perumahan ini.

Hasil Rapat DPR Berpengaruh terhadap Masa Depan Dolar Digital

Saat ini, RUU tersebut telah dikirim ke DPR untuk dibahas. Karena reformasi perumahan mendapatkan dukungan bipartisan yang tinggi dan telah melalui beberapa tahap negosiasi di kedua kamar, pasar umumnya yakin bahwa kemungkinan besar RUU ini akan disahkan.

Jika DPR menyetujui dan mengirimkannya ke Presiden untuk ditandatangani, kemungkinan Federal Reserve untuk menerbitkan CBDC akan tertunda setidaknya hingga tahun 2031. Ini berarti bahwa selama beberapa tahun ke depan, fokus kebijakan uang digital di AS kemungkinan akan tetap pada regulasi stablecoin dan inovasi sektor swasta, bukan pada sistem CBDC yang dipimpin oleh Federal Reserve.

Bagi industri kripto, ketentuan ini bahkan lebih penting daripada isi RUU perumahan itu sendiri. Selama beberapa tahun terakhir, regulator AS terus meneliti potensi dolar digital, namun belum pernah memasuki tahap pengembangan resmi. Kini, melalui legislasi langsung yang membatasi jadwal pengembangan CBDC, AS memperjelas arah kompetisi uang digital global, berbeda dengan langkah aktif dalam mendorong rencana euro digital dan yuan digital China.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar