Pengawasan kripto Korea Selatan menindak! 40 platform yang tidak terdaftar diserahkan ke unit penegak hukum

Korea Financial Intelligence Unit (FIU) melaporkan sekitar 40 penyedia layanan aset virtual yang tidak terdaftar kepada penegak hukum, mengungkapkan kondisi "operasi tanpa izin" industri kripto di Korea Selatan.
(Latar belakang: Korea Selatan mengecualikan pelonggaran regulasi kripto terbaru: Tinjauan bersama tiga lembaga)
(Tambahan latar belakang: Hukum Donasi Korea Selatan menolak menerima donasi dalam bentuk mata uang kripto, kecuali stablecoin yang diterbitkan pemerintah)

Daftar isi artikel

Toggle

  • Persyaratan regulasi dan risiko platform tidak terdaftar
  • Tindakan pelanggaran tipikal yang diungkap FIU
  • Sejalan dengan Eropa: Tren pengawasan dan penertiban di Asia

Korea Financial Services Commission (FSC) melalui Financial Intelligence Unit (FIU) mengumumkan pada 24 Juni bahwa sekitar 40 penyedia layanan aset virtual yang tidak terdaftar telah dilaporkan secara resmi ke penegak hukum.

Persyaratan regulasi dan risiko platform tidak terdaftar

Berdasarkan Undang-Undang Informasi Keuangan Khusus Korea, platform yang menjalankan bisnis aset kripto di Korea harus mendapatkan sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS), dan melakukan pendaftaran serta pelaporan ke FIU. Platform asing yang menyediakan layanan kepada pengguna Korea juga tunduk pada ketentuan ini.

Platform yang tidak terdaftar tidak terikat oleh regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual, dan pengguna menghadapi risiko berikut:

  • Kebocoran data pribadi
  • Serangan siber
  • Penyalahgunaan dana
  • Platform yang menghilang (跑路)

Setelah mengalami kerugian, upaya perlindungan hak dan pemulihan dana menjadi lebih sulit.

Tindakan pelanggaran tipikal yang diungkap FIU

FIU juga mengungkapkan beberapa pelanggaran operasional yang umum terjadi:

  • Menggaet pengguna melalui media sosial: Pelaku usaha menarik pengguna Korea melalui Telegram, KakaoTalk, dan saluran lain, namun secara sengaja tidak menyediakan layanan berbahasa Korea untuk menghindari pengawasan
  • Pertukaran pribadi: Lembaga pertukaran pribadi menawarkan layanan konversi stablecoin dan mata uang fiat kepada mahasiswa internasional, pekerja asing, dan kelompok lain

Sejalan dengan Eropa: Tren pengawasan dan penertiban di Asia

Pada hari yang sama, European Securities and Markets Authority (ESMA) juga menyerukan agar penyedia layanan aset kripto yang tidak berizin secara resmi keluar dari pasar secara tertib saat masa transisi MiCA berakhir. FIU Korea menyatakan akan terus bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memperkuat penindakan terhadap bisnis aset kripto ilegal, serta memperluas mekanisme investigasi bersama dan pemantauan rutin.

Langkah ini menunjukkan bahwa kerangka regulasi pasar kripto di Asia sedang beralih dari "pengumuman" ke "penegakan". Dibandingkan dengan posisi deklaratif dari Taiwan Financial Supervisory Commission yang menegaskan risiko dari luar negeri, FIU Korea sudah memasuki tahap pemeriksaan nyata—angka 40 platform tidak terdaftar tersebut merupakan hasil dari minimal enam bulan pengawasan dan pengumpulan data.

Bagi pengguna Taiwan, metode penyaringan Korea (sertifikasi ISMS + pendaftaran FIU) dapat menjadi kerangka acuan: platform kripto tidak perlu lisensi mahal, tetapi setidaknya harus menyelesaikan sertifikasi keamanan informasi dasar dan pendaftaran agar dapat beroperasi secara legal.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar