Oracle mengurangi tenaga kerja saat memperkuat fokus pada AI dan cloud


🏢 Oracle melaporkan penurunan sekitar 13% dalam tenaga kerjanya di tahun fiskal 2026, dari 162.000 menjadi 141.000 karyawan, setara dengan sekitar 21.000 orang. Angka ini muncul dalam laporan 10-K terbarunya dan dengan cepat menarik perhatian pasar.
🤖 Intinya adalah Oracle mengatakan bahwa adopsi AI di seluruh operasinya telah menyebabkan, dan mungkin akan terus menyebabkan, pengurangan tenaga kerja. Namun, ini bukan hanya cerita tentang AI yang menggantikan pekerjaan, tetapi juga bagian dari upaya restrukturisasi yang lebih luas untuk mengoptimalkan biaya dan merombak operasi.
☁️ Biaya pesangon dan keluar meningkat menjadi $1,84 miliar, menunjukkan bahwa transisi ini signifikan. Dalam jangka pendek, ini mungkin menekan biaya dan sentimen, tetapi dalam jangka panjang, Oracle berusaha mengarahkan lebih banyak sumber daya ke infrastruktur cloud dan AI.
#AI
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan