Keteguhan hati dalam mengelola posisi lebih berharga daripada keberanian membuka posisi



Ada pepatah di komunitas: yang bisa membeli adalah murid, yang bisa menjual adalah guru, yang bisa mengelola posisi adalah pendiri.

Terdengar seperti lelucon, tapi saat benar-benar dilakukan, kebanyakan orang sama sekali tidak bisa diam. Sehari tidak melakukan trading, dua hari tidak membuka posisi, hati menjadi gelisah, seolah-olah tanpa memegang posisi mereka akan melewatkan seluruh dunia. Coba cek catatan tradingmu sendiri, setidaknya separuh kerugian besar terjadi karena membuka posisi secara paksa saat seharusnya tidak perlu.

Mengelola posisi bukan berarti keluar dari pasar, melainkan berburu peluang.

Di hutan, saat tidak ada mangsa, pemburu tidak akan sembarangan menembakkan panah. Pertama, membuang panah sia-sia, kedua, menakuti mangsa, ketiga, mengungkap posisi sendiri. Pasar juga sama, tanpa sinyal yang akurat, berdiam diri adalah solusi terbaik.

Saya membuat aturan sendiri, tiga pertanyaan sebelum masuk pasar:

Pertama, sekarang sedang berada di tepi posisi atau sedang berfluktuasi? Jika berfluktuasi, jangan melakukan trading tren, jika di tepi posisi, jangan bolak-balik melakukan trading.

Kedua, sinyal ini jelas atau cuma tebak-tebakan? Sinyal yang ambigu harus dianggap tidak ada. Kehilangan seratus peluang buruk tidak memalukan; terpeleset ke lubang besar, luka di tubuh dan tulang.

Ketiga, jika posisi ini merugi, apakah saya bisa tidur nyenyak? Jika tidak bisa tidur, berarti posisi terlalu besar. $BTC $ETH #0成本拿2股SK海力士
BTC-3,96%
ETH-5,39%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan