- Apakah Anjing Shiba Inu telah mati atau hanya sedang mengalami krisis saja؟ Data di balik kejatuhan sahamnya sebesar 95%



Mata uang Shiba Inu (SHIB), mata uang digital yang terinspirasi dari anjing dan meraih kesuksesan besar di dunia mata uang digital serta mengubah investor awalnya menjadi jutawan, menghadapi masa sulit. Harga SHIB turun lebih dari 32% tahun ini, dan sebesar 95% dari puncak tertingginya pada tahun 2021. Apakah SHIB hanyalah mata uang digital lain yang popularitasnya memudar, atau pasar mengabaikan potensi pemulihannya?

Grafik Shiba Inu. Sumber: CoinGecko

- Mengapa aplikasi SHIB mengalami gangguan?
Ada beberapa alasan di balik penurunan terus-menerus dari mata uang Shiba Inu (SHIB), dan penurunan popularitas mata uang digital yang terkait meme adalah penyebab utama. Ketika mata uang Dogecoin (DOGE), mata uang digital utama pertama yang terkait meme, diluncurkan pada tahun 2013, sektor ini didorong secara besar-besaran oleh spekulasi, penyebaran luas mata uang digital di media sosial, dan antusiasme investor ritel. Tren ini meningkat selama masa kejayaan pasar mata uang digital pada tahun 2020 dan 2021, yang menyebabkan keuntungan besar di semua mata uang digital terkait meme, termasuk Shiba Inu.

Namun, seiring dengan matang pasar mata uang digital, fokus investor beralih dari sekadar spekulasi ke proyek-proyek yang memiliki manfaat lebih besar dan aplikasi praktis di dunia nyata. Banyak mata uang digital terkait meme mengalami kesulitan mempertahankan perhatian jangka panjang karena keterbatasan penggunaannya yang melampaui spekulasi, yang menyebabkan penurunan nilainya.

Meskipun mengalami kejatuhan, Shiba Inu tetap jauh dari tidak relevan, karena nilai pasarnya masih berkisar antara 2,8 miliar dolar dan 3 miliar dolar, dan termasuk salah satu mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Berbeda dengan mata uang digital lain yang bergantung pada teknologi blockchain, yang tidak memiliki rantai blok sendiri dan bergantung pada infrastruktur Ethereum, ekosistem SHIB memperluasnya dengan platform perdagangan terdesentralisasi (DEX) bernama ShibaSwap dan jaringan lapisan kedua bernama Shibarium, yang memberikan manfaat tertentu pada token tersebut. Shiba Inu telah bertransformasi dari sekadar token meme menjadi proyek yang lebih fokus pada manfaat, meskipun sebagian besar nilainya masih didasarkan pada keramaian komunitas dan spekulasi, yang tidak mendukung harga token tersebut.

Kejatuhan ini diperparah oleh perang Iran-Amerika yang dimulai awal tahun ini, yang menyebabkan penurunan minat terhadap risiko secara luas. Aset berisiko tinggi, seperti mata uang digital yang diperdagangkan secara online dan altcoin, mengalami kerugian besar, karena investor beralih ke tempat yang lebih aman seperti dolar AS dan obligasi pemerintah AS.

Selain itu, hubungan SHIB dengan Bitcoin (BTC) memperparah kejatuhannya. SHIB, seperti kebanyakan mata uang digital lainnya, tetap sangat terkait dengan Bitcoin. Dengan Bitcoin yang mengalami penurunan tajam lebih dari 50% dari puncak tertingginya pada Oktober 2025, penurunan SHIB semakin memburuk.

Seperti halnya aset lainnya, mata uang kripto sangat dipengaruhi oleh kondisi likuiditas. Secara umum, ketika investor menemukan peluang investasi yang lebih menarik, mereka sering mengalihkan modal mereka dari aset berisiko tinggi seperti mata uang kripto. Banyak analis percaya bahwa investor mata uang kripto telah mengalihkan dana mereka untuk diarahkan ke penawaran umum perdana besar yang akan datang, seperti SpaceX, Anthropic, dan OpenAI. Perpindahan ini mempengaruhi modal investor secara negatif terhadap pasar mata uang kripto secara keseluruhan, dan menambah tekanan jual pada Shiba Inu.
SHIB-2,19%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar