Selat Hormuz lagi muncul masalah baru? Apa sebenarnya yang terjadi di "Gugatan Rasho-mon" di meja negosiasi AS-Iran



Selamat siang semuanya, hari ini ada dinamika internasional yang sangat patut diperhatikan, harus kita urai dengan baik.

Hari ini (21 Juni), kedua belah pihak AS dan Iran akan mengadakan pertemuan teknis di Swiss. Ini sebenarnya proses komunikasi luar negeri yang normal setelah penandatanganan nota kesepahaman pada 18 Juni, tetapi sehari sebelum negosiasi dimulai, di dekat Selat Hormuz justru terjadi sebuah "Gugatan Rasho-mon" yang khas.

Kejadian kira-kira seperti ini:

Militer Iran secara tiba-tiba mengumumkan pada 20 Juni bahwa karena AS dan Israel diduga melanggar ketentuan nota kesepahaman sebelumnya (terutama terkait operasi militer Israel di Lebanon yang tidak berhenti), mereka mengumumkan penutupan Selat Hormuz, bahkan Pasukan Marinir Garda Revolusi mengirimkan peringatan radio bahwa kapal yang mencoba melintasi mungkin akan menghadapi ranjau laut. Kejadian ini kira-kira seperti ini:

Setelah pernyataan itu, pasar energi global pasti akan sangat terkejut.

Namun, segera ada pembalikan.

Militer AS dengan cepat membantah, mengatakan bahwa pada hari itu ada 55 kapal dagang yang lewat normal, dan mereka sama sekali tidak melihat adanya blokade. Wakil Presiden AS, Vance, juga menyatakan: "Tidak ada bukti bahwa Iran sedang menutup selat."

Yang lebih menarik lagi, Presiden AS, Trump, juga mengumumkan penjelasan tentang pengenaan biaya lalu lintas di Selat Hormuz pada 20 Juni. Langkah ini, cukup terasa seperti "tak peduli apakah ditutup atau tidak, yang penting aturan sudah dibuat."

Mengapa muncul pernyataan yang sangat berbeda ini? Ini disebut sebagai permainan di meja negosiasi.

Lihat, Pakistan sebagai pihak koordinator mengonfirmasi bahwa delegasi akan pergi ke Swiss, delegasi Iran sudah tiba, dan pihak AS juga akan berangkat. Pada saat ini, Iran mengeluarkan suara "menutup selat," besar kemungkinan sebagai tekanan ekstrem, untuk mendapatkan lebih banyak posisi tawar dalam negosiasi teknis berikutnya, terutama untuk menyampaikan ketidakpuasan terhadap operasi Israel di Lebanon.

Sementara itu, pihak AS yang membantah dan menegaskan jalur pelayaran tetap normal, bertujuan menenangkan suasana pasar sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak takut terhadap ancaman tersebut.

Ringkasan situasi saat ini:

Meskipun secara lisan saling berdebat keras, bahkan bisa dikatakan saling bertentangan, jalur komunikasi luar negeri sebenarnya masih berjalan. Negosiasi di Swiss hari ini akan dimulai, dan Trump juga mengumumkan bahwa selama masa gencatan senjata, tidak akan ada biaya lalu lintas di Hormuz (meskipun ada sedikit perbedaan sumber, satu mengatakan tidak mengenakan biaya, yang lain mengatakan mengumumkan tarif, detailnya nanti akan terlihat, tetapi ini sendiri sudah merupakan sinyal yang dilepaskan).

Apa artinya ini? Menunjukkan bahwa kedua belah pihak sebenarnya tidak ingin benar-benar membongkar meja. Yang disebut "penutupan selat" saat ini lebih terlihat sebagai perang psikologis dan perang opini.
Kami akan terus memantau perkembangan negosiasi hari ini di Swiss, karena Selat Hormuz yang satu helai benang bisa mempengaruhi seluruh situasi, setiap gejolak kecil bisa berdampak besar.

Bagaimana menurut kalian tentang "Gugatan Rasho-mon" ini? Silakan diskusi secara rasional di kolom komentar.
# Penutupan Selat Hormuz dan Dimulainya Negosiasi Swiss Hari Ini?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan